Hasil Uji BRIN: 100 Persen Pengguna Vape Kena Diabetes, 92 Persen Paru-paru

- BRIN mencatat pengguna vape di Indonesia mencapai 4 juta orang dan hasil uji medis menunjukkan dampak kesehatan pada diabetes, paru-paru, serta pankreas.
- Arif Satria menyebut seluruh sampel pengguna vape yang diuji terdeteksi diabetes akibat penurunan produksi insulin, sementara sekitar 92 persen sampel mengalami gangguan paru-paru.
- BRIN, Kementerian Kesehatan, dan BNN menyiapkan pencegahan penyalahgunaan vape untuk peredaran narkoba cair, isu yang turut menjadi perhatian Presiden Prabowo.
Jakarta, IDN Times - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengungkapkan, pengguna vape di Indonesia kini mencapai 4 juta orang. Berdasarkan penelitian, vape memiliki dampak negatif terhadap kesehatan.
"Vape ini secara medis dari uji yang dilakukan oleh BRIN berdampak kepada kesehatan, satu masalah diabetes, kemudian masalah paru-paru, kemudian yang ketiga juga masalah pankreas," ujar Arif di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (29/9/2026).
1. Seratus persen sampel yang diuji alami diabetes

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria ketika ditemui di area Senayan, Jakarta Selatan. (IDN Times/Santi Dewi) Arif mengatakan, pengguna vape mengalami penurunan kemampuan tubuh memproduksi insulin. Seratus persen sampel pengguna vape yang diuji, semuanya terdeteksi menderita diabetes.
"Bahkan paru-paru dari sampel yang ada, yang terkena itu kurang lebih sekitar 92 persen. Tapi kalau dampak terhadap diabetes itu sampai 100 persen. Jadi memang dampaknya serius sekali vape itu," ucap dia.
2. Vape juga bisa jadi celah peredaran narkoba

Kepala BRIN, Arif Satria. (IDN Times/Ilman Nafi'an) Selain itu, kata Arif, vape juga menjadi celah peredaran narkoba. Oleh karena itu, BRIN bersama Kementerian Kesehatan dan Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerja sama untuk membuat aturan pencegahan agar vape tidak menjadi jalan peredaran narkoba.
"Sehingga ini hal yang saya kira harus benar-benar diantisipasi, oleh karena itu nanti Kepala BNN dan Kementerian Kesehatan akan mengatur tentang hal itu," kata dia.
3. Vape narkoba jadi perhatian Prabowo

Kepala BNN RI, Komjen Suyudi Ario Seto di Bandara Soetta (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti) Kepala BNN, Komjen Pol Suyudi ario Seto, mengatakan Presiden Prabowo juga memberikan sorotan terhadap peredaran vape narkoba.
"Itu juga menjadi perhatian Bapak Presiden terkait dengan narkotika cair," ujar Suyudi.


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)





















