Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Muzani: Gagasan KDMP Prabowo Berangkat dari Pemikiran Bung Hatta
Pimpinan MPR RI ziarah ke makam Proklamator RI Mohammad Hatta (Bung Hatta) di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. (IDN Times/Amir Faisol)
  • Ahmad Muzani menyebut gagasan Koperasi Desa Merah Putih yang diusung Prabowo Subianto banyak mengambil pemikiran Bung Hatta.
  • Muzani menilai pemikiran Bung Hatta mengenai perekonomian nasional masih relevan dengan perkembangan Indonesia saat ini.
  • Meutia Hatta mengaku terkesan atas kehadiran pimpinan MPR saat ziarah ke Makam Bung Hatta.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah pemikiran Bung Hatta masih relevan bagi KDMP?
Vote Now
16 September 1945

Bung Hatta pernah menjadi Ketua Umum PMI yang pertama.

1949

Bung Hatta berperan dalam proses pengakuan kedaulatan Indonesia melalui Konferensi Meja Bundar.

Jumat (7/8/2026)

Ahmad Muzani menyampaikan gagasan KDMP banyak mengambil pemikiran Bung Hatta setelah ziarah ke Makam Bung Hatta. Meutia Hatta mengaku terkesan dengan kehadiran pimpinan MPR.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah pemikiran Bung Hatta masih relevan bagi KDMP?
Vote Now
  • Apa?
    Ahmad Muzani menyebut gagasan Koperasi Desa Merah Putih banyak mengambil pemikiran Bung Hatta tentang ekonomi.
  • Siapa?
    Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Presiden Prabowo Subianto, Bung Hatta, dan putri Bung Hatta Meutia Hatta.
  • Di mana?
    Makam Bung Hatta di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
  • Kapan?
    Jumat (7/8/2026), setelah ziarah ke Makam Bung Hatta.
  • Mengapa?
    Muzani mengatakan pemikiran Bung Hatta tentang perekonomian nasional masih relevan dengan perkembangan Indonesia sekarang.
  • Bagaimana?
    Menurut Muzani, Prabowo banyak menggeluti pemikiran serta buku-buku Bung Hatta, termasuk otobiografi, biografi, dan buku yang ditulis Wongsonagoro.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah pemikiran Bung Hatta masih relevan bagi KDMP?
Vote Now

Pak Muzani bilang Pak Prabowo punya gagasan Koperasi Desa Merah Putih. Ia bilang gagasan itu banyak dari pikiran Bung Hatta. Pak Muzani datang berziarah ke makam Bung Hatta. Putri Bung Hatta, Meutia Hatta, senang pimpinan MPR datang. Mereka juga mengingat Bung Hatta pernah menjadi Bapak Koperasi dan punya banyak kegiatan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah pemikiran Bung Hatta masih relevan bagi KDMP?
Vote Now

Kehadiran pimpinan MPR dalam ziarah ke Makam Bung Hatta menjadi ruang penghormatan terhadap pemikiran para pendahulu bangsa. Pengakuan Meutia Hatta atas kunjungan tersebut juga memperlihatkan perhatian kepada peran Bung Hatta, termasuk sebagai Bapak Koperasi, Bapak Perumahan Rakyat, dan Ketua Umum PMI pertama.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah pemikiran Bung Hatta masih relevan bagi KDMP?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengungkapkan gagasan Presiden Prabowo Subianto mengenai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) banyak mengambil gagasan besar Proklamator sekaligus Wakil Presiden pertama, Mohammad Hatta atau Bung Hatta.

Sebagai orang dekat Presiden Prabowo, Muzani mengakui Kepala Negara banyak menggeluti pemikiran dan buku-buku Bung Hatta. Termasuk buku-buku otobiografi, biografi, dan buku-buku yang ditulis oleh Wongsonagoro. Buku-buku tersebut menggambarkan bahwa Bung Hatta sangat concern terhadap persoalan ekonomi.

"Saya kira iya, betul. Artinya Pak Prabowo banyak menggeluti dari pemikiran Bung Hatta dan buku-buku Bung Hatta mendalami tentang hal itu," kata Muzani saat ditemui setelah ziarah ke Makam Bung Hatta di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2026).

1. KDMP berangkat dari gagasan Bung Hatta

Pimpinan MPR RI ziarah ke makam Proklamator RI Mohammad Hatta (Bung Hatta) di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. (IDN Times/Amir Faisol)

Muzani menjelaskan, dalam sidang-sidang BPUPKI, Bung Hatta getol berdebat tentang pemikirannya untuk menyusun konsep pembangunan ekonomi Indonesia paska merdeka. Gagasam sistem perekonomian disusun atas asas kekeluargaan dalam sidang BPUPKI itu merupakan pemikiran Bung Hatta.

"Dan Bung Hatta memperjuangkan itu sebagai sebuah cara bagaimana ekonomi bersama Indonesia, demokrasi ekonomi bisa berjalan. Dan akhirnya kita mengambil jalan koperasi," kata dia.

2. Pemkiran Bung Hatta soal perekonomian Indonesia masih relevan

Pimpinan MPR RI ziarah ke makam Proklamator RI Mohammad Hatta (Bung Hatta) di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. (IDN Times/Amir Faisol)

Muzani mengatakan, pemikiran Bung Hatta tentang perekonomian nasional masih relevan dengan perkembangan Indonesia sekarang, dan masih menjadi pegangan generasi saat ini.

"Semangat, gelora, dan cita-cita pemikiran Bung Hatta tentang Indonesia masa depan masih terus kita pegang dan kita akan terus berusaha melakukan apa yang selama ini dilakukan oleh dalam pikiran-pikiran Mohammad Hatta," kata dia.

Muzani juga mengenang peran Bung Hatta dalam sejarah kemerdekaan Indonesia bersama Presiden Soekarno. Politikus Gerindra itu juga mengingat kembali jasa Bung Hatta dalam proses pengakuan kedaulatan Indonesia melalui Konferensi Meja Bundar (KMB) pada 1949.

"Mudah-mudahan ziarah hari ini menjadi bagian dari upaya kita untuk menghormati semua pemikiran para pendahulu bangsa kita, dan pemikiran-pemikiran yang dulu diberikan oleh beliau dan para pendiri bangsa lain menjadi sebuah keberkahan bagi masa depan bangsa Indonesia dan masa depan generasi-generasi yang akan datang," kata Muzani.

3. Keluarga Bung Hatta terkesan pimpinan MPR ziarah ke makam ayahanda

Pimpinan MPR RI ziarah ke makam Proklamator RI Mohammad Hatta (Bung Hatta) di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. (IDN Times/Amir Faisol)

Dalam kesempatan itu, Putri Bung Hatta, Meutia Hatta merasa terkesan dengan kehadiran pimpinan MPR menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Saya atas nama keluarga juga tadi mengatakan, ini baru pertama kalinya menjelang 17 Agustus kami datang ke sini untuk menerima Bapak-Bapak semua, pimpinan dan Ibu juga dari MPR. Dan ini sungguh sangat mengesankan bagi kami," kata Meutia.

Meutia mengenang sejumlah peran Bung Hatta di luar posisinya sebagai proklamator dan Wakil Presiden pertama RI.

"Kalau Bung Hatta memang sebagai Bapak Koperasi, Bapak Perumahan Rakyat, pernah juga menjadi Ketua Umum PMI yang pertama, 16 September 1945. Beliau dan serangkaian lagi ya, kegiatannya yang cemerlang dari Bung Hatta," ujar Meutia.

Yuk, nilai relevansi pemikiran Bung Hatta

Apakah pemikiran Bung Hatta masih relevan bagi KDMP?

See More
Masih relevan
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Perlu disesuaikan

Editorial Team

Related Article