Ratusan ide brilian kembali lahir dari tangan para pekerja PT Pertamina (Persero). Mulai dari mengolah minyak jelantah menjadi bahan bakar pesawat masa depan hingga meracik limbah makanan menjadi pelindung alat bor yang mampu menghemat biaya operasi hingga miliar rupiah. Deretan terobosan nyata inilah yang menjadi sorotan utama dalam puncak Annual Pertamina Quality (APQ) Awards 2026 ke-16, yang digelar di Ballroom Grha Pertamina, Jakarta, Senin (15/6). (Dok. Pertamina)
Ia menambahkan, sejalan dengan tema “Elevating Talent, Accelerating Innovation, and Delivering Enterprise Value”, APQ Awards juga berperan sebagai akselerator transformasi, mendorong setiap entitas untuk mencapai sistem yang utuh, sustainability, dan governance yang semakin matang dari tahun ke tahun. Tahun ini, dewan juri APQ Awards menganugerahkan penghargaan tertinggi Platinum kepada 40 gugus, disusul predikat Gold untuk 53 gugus, dan Silver untuk 27 gugus.
VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, memastikan bahwa ide-ide cemerlang ini tidak akan berhenti di panggung penghargaan. Seluruh inovasi akan masuk ke dalam sistem knowledge management perusahaan agar bisa diduplikasi di unit-unit operasi lainnya di seluruh Indonesia.
"Amanah untuk menjaga ketahanan energi nasional harus diiringi dengan proses bisnis yang terus berinovasi—lebih cepat, efektif, dan optimal. Keberlanjutan inovasi ini akan kami pantau ketat melalui sustainability audit pasca-kompetisi, agar dampaknya benar-benar dirasakan dalam jangka panjang," kata Baron. (WEB)