Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pertamina Patra Niaga Perluas Akses Energi hingga Wilayah 3T pada 2025

Pertamina Patra Niaga Perluas Akses Energi hingga Wilayah 3T pada 2025
Suasana SPBU di Waingapu usai sidak Pertamina bersama Pemda dan Polres Sumba Timur. (Dok. Pertamina)
Intinya Sih
  • Pertamina Patra Niaga memperluas akses energi hingga wilayah 3T pada 2025 dengan prinsip 4A+1S untuk memastikan ketersediaan, keterjangkauan, dan keberlanjutan pasokan energi nasional.
  • Perusahaan meningkatkan kapasitas terminal BBM dan fasilitas penyimpanan di wilayah timur Indonesia serta memperkuat Program Subsidi Tepat BBM dan LPG melalui sistem digital terintegrasi.
  • Program subsidi tepat telah diterapkan di 513 daerah, disertai ekspansi Pertamax Green 95 dan pengembangan bioenergi guna mendukung transisi energi ramah lingkungan dan ketahanan energi jangka panjang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat perannya sebagai ujung tombak layanan energi nasional. Sepanjang tahun buku 2025, perusahaan menjaga keandalan pasokan energi di seluruh Indonesia sekaligus memperluas akses energi hingga wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil komitmen perusahaan dalam memastikan energi tersedia, mudah diakses, terjangkau, berkualitas, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

"Pertamina Patra Niaga menjalankan operasional penyediaan energi dengan mengedepankan prinsip 4A+1S, yakni Availability, Accessibility, Affordability, Acceptability, dan Sustainability," ujar Roberth dalam keterangannya, Jumat (19/6/2026).

1. Infrastruktur jadi tulang punggung distribusi energi nasional

WhatsApp Image 2026-06-19 at 08.43.38.jpeg
Pertamina Patra Niaga Menguatkan Ketahanan Energi untuk Masyarakat Indonesia. (Dok/Istimewa).

Ia menjelaskan komitmen menjaga ketahanan energi juga tercermin melalui pelaksanaan Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri serta Natal dan Tahun Baru. Melalui satgas tersebut, perusahaan memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM), LPG, dan avtur tetap aman selama periode dengan mobilitas masyarakat yang tinggi.

Menurut Roberth, monitoring selama 24 jam dan koordinasi lintas instansi menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional. Tak hanya itu, Pertamina Patra Niaga juga memastikan kebutuhan energi tetap terpenuhi saat terjadi kondisi darurat maupun bencana. Distribusi energi dilakukan secara terintegrasi melalui jalur darat, laut, dan udara dengan dukungan pemerintah, TNI/Polri, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan.

Untuk mendukung pemerataan energi, perusahaan terus memperluas Program BBM Satu Harga yang kini telah hadir di 588 titik di seluruh Indonesia. Pertamina Patra Niaga juga mengoperasikan 421 SPBU Nelayan guna mendukung produktivitas sektor perikanan dan memperkuat perekonomian masyarakat pesisir.

Di sisi infrastruktur, perusahaan didukung lebih dari 125 terminal BBM, ribuan SPBU, 40 terminal LPG, 72 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), jaringan pipa, armada mobil tangki, armada kapal, hingga dukungan transportasi udara yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

"Infrastruktur tersebut menjadi tulang punggung distribusi energi nasional dan memastikan keandalan pasokan hingga ke wilayah dengan tantangan geografis yang tinggi," jelasnya.

2. Sepanjang 2025, Pertamina Patra Niaga tingkatkan kapasitas terminal BBM dan fasilitas penyimpanan

WhatsApp Image 2026-06-19 at 08.43.38 (1).jpeg
Pertamina Patra Niaga Menguatkan Ketahanan Energi untuk Masyarakat Indonesia. (Dok/Istimewa).

Sepanjang 2025, Pertamina Patra Niaga juga meningkatkan kapasitas terminal BBM dan fasilitas penyimpanan strategis, terutama di Indonesia Timur dan wilayah dengan pertumbuhan konsumsi energi yang tinggi.

Salah satu proyek yang tengah berjalan adalah pengembangan Terminal BBM (TBBM) Maumere yang dimulai pada pertengahan 2025 untuk meningkatkan keandalan operasi dan distribusi energi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan sekitarnya.

Selain itu, perusahaan telah menyelesaikan proses commissioning pembangunan TBBM Tanjung Batu Tahap I yang ditujukan untuk memperkuat keandalan penyaluran energi di Kalimantan dan wilayah sekitarnya.

Pada sisi distribusi subsidi, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat Program Subsidi Tepat BBM dan LPG melalui integrasi sistem digital. Langkah ini bertujuan meningkatkan akurasi, transparansi, dan ketepatan sasaran penyaluran subsidi kepada masyarakat yang berhak.

3. Program subsidi tepat sudah diterpakan di 513 kabupaten dan kota

Petugas Pertamina melakukan pengisian BBM di SPBU (dok. Pertamina)
Petugas Pertamina melakukan pengisian BBM di SPBU (dok. Pertamina)

Menurut Roberth, program subsidi tepat kini telah diterapkan di 513 kabupaten dan kota sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola distribusi energi nasional.

Sejalan dengan agenda transisi energi, Pertamina Patra Niaga juga memperluas penyediaan energi yang lebih ramah lingkungan. Hingga 2025, layanan Pertamax Green 95 telah tersedia di 180 SPBU dan akan terus diperluas.

Perusahaan juga mengembangkan bioenergi, termasuk mendukung pemanfaatan Sustainable Aviation Fuel (SAF) atau bioavtur, sebagai bagian dari strategi mendukung target transisi energi nasional dan menjaga ketahanan energi jangka panjang.

Di bidang sosial, Pertamina Patra Niaga menjalankan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, pelestarian lingkungan, pendidikan, kesehatan, serta pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Ke depan, Pertamina Patra Niaga akan terus memperkuat peran sebagai perusahaan distribusi dan perdagangan energi yang tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kami berkomitmen menjaga ketahanan energi nasional, memperluas akses energi yang berkeadilan, serta mendukung pembangunan Indonesia yang berkelanjutan," tutup Roberth.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar

Related Articles

See More