Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Polisi Periksa Bos Newport-Sound Project Kasus Hafalan Al-Qur'an Hadiah Miras
Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin (IDN Times/Irfan Fathurohman)
  • Polda Metro Jaya menyelidiki tantangan melafalkan Surah Ad-Duha dengan imbalan minuman beralkohol di Festival Musik Sound Project.
  • Penyidik memeriksa manajemen, penyelenggara, pemilik merek minuman, serta pengunjung dan telah mengidentifikasi orang yang diduga membuat tantangan.
  • Belum ada tersangka karena polisi masih mendalami fakta, keterangan saksi, dan alat bukti untuk menentukan langkah hukum.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah masyarakat menunggu hasil penyelidikan polisi?
Vote Now
Minggu (9/8/2026)

Tantangan melafalkan Surah Ad-Duha dengan imbalan minuman beralkohol terjadi dalam Festival Musik Sound Project di Ancol, Jakarta Utara. Rekaman videonya kemudian beredar di media sosial.

Rabu (12/8/2026)

Kombes Pol Iman Imanuddin menyatakan penyidik telah memeriksa pihak penyelenggara dan pemilik merek serta mengidentifikasi pihak yang melakukan challenge.

Hingga saat ini

Belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Penyidik masih mendalami fakta, keterangan saksi, dan alat bukti.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah masyarakat menunggu hasil penyelidikan polisi?
Vote Now
  • What?
    Polda Metro Jaya menyelidiki dugaan tindak pidana terhadap agama dan kepercayaan terkait tantangan melafalkan Surah Ad-Duha dengan imbalan minuman beralkohol.
  • Who?
    Penyidik Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, manajemen, penyelenggara kegiatan, pemilik merek minuman, pengunjung festival, dan Kombes Pol Budi Hermanto terlibat.
  • Where?
    Tantangan terjadi dalam Festival Musik Sound Project di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Penyidik juga mengecek lokasi kegiatan di Ecopark, Ancol.
  • When?
    Peristiwa terjadi pada Minggu (9/8/2026). Kombes Iman menyampaikan perkembangan pemeriksaan pada Rabu (12/8/2026).
  • Why?
    Penyelidikan dilakukan berdasarkan laporan masyarakat serta informasi yang berkembang di ruang publik terkait persoalan sensitif yang berpotensi mencederai rasa keadilan masyarakat.
  • How?
    Penyidik meminta keterangan, mengidentifikasi pihak yang diduga membuat tantangan, mengecek lokasi, berkoordinasi, serta mengumpulkan dokumen, keterangan saksi, dan alat bukti.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah masyarakat menunggu hasil penyelidikan polisi?
Vote Now

Aku tahu ada tantangan membaca Surah Ad-Duha untuk mendapat minuman beralkohol di Sound Project. Polisi di Polda Metro Jaya sudah bertanya kepada penyelenggara, pemilik merek, dan orang-orang di sana. Orang yang mengambil mikrofon sudah diketahui, tetapi belum ada tersangka karena polisi masih memeriksa saksi dan bukti.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah masyarakat menunggu hasil penyelidikan polisi?
Vote Now

Penyelidikan yang dilakukan Polda Metro Jaya mencakup pemeriksaan manajemen, penyelenggara, pemilik merek minuman, dan pengunjung, serta pengecekan lokasi dan dokumen. Langkah ini menunjukkan penanganan dilakukan dengan mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti sebelum penerapan pasal maupun penetapan tersangka ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan yang masih berlangsung.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah masyarakat menunggu hasil penyelidikan polisi?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Polda Metro Jaya menyelidiki dugaan tindak pidana terhadap agama dan kepercayaan terkait tantangan melafalkan Surah Ad-Duha dengan imbalan minuman beralkohol dalam Festival Musik Sound Project di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (9/8/2026) dan rekaman videonya kemudian beredar di media sosial.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan, penyidik telah meminta keterangan dari pihak manajemen, penyelenggara kegiatan, pemilik merek minuman Newport, serta sejumlah pengunjung yang mengetahui peristiwa tersebut.

“Tadi malam kami sudah melakukan pemeriksaan dan mengambil keterangan dari pihak penyelenggara maupun pemilik brand. Kami juga sudah mengidentifikasi pihak yang melakukan challenge tersebut,” ujar Kombes Iman, Rabu (12/8/2026).

“Berdasarkan informasi yang diperoleh dari hasil penyelidikan kami, yang bersangkutan diduga merupakan pengunjung yang datang. Pengunjung tersebut kemudian mengambil mikrofon dan secara spontan melakukan challenge. Namun, aspek hukumnya masih akan kami dalami melalui pemeriksaan terhadap yang bersangkutan,” kata Kombes Iman.

Penyidik telah mengidentifikasi pihak tersebut dan akan mengamankannya untuk kepentingan pemeriksaan. Namun, polisi belum mengungkapkan identitasnya karena proses penyelidikan masih berlangsung.

Sebelumnya, penyidik telah mengecek lokasi kegiatan di Ecopark, Ancol, serta berkoordinasi dengan pihak pengelola kawasan dan Polsek Pademangan. Polisi juga memperoleh sejumlah dokumen dan informasi awal yang berkaitan dengan pelaksanaan festival serta aktivitas gerai minuman di lokasi.

Kombes Iman menegaskan, Polri bersikap proaktif dalam menangani persoalan sensitif yang berkaitan dengan kepentingan publik dan berpotensi mencederai rasa keadilan masyarakat. Penyelidikan dilakukan berdasarkan laporan masyarakat serta informasi yang berkembang di ruang publik.

“Dengan atau tanpa adanya tekanan, kami sudah proaktif melakukan upaya penyelidikan. Apabila dari berita acara pemeriksaan para saksi dan temuan penyelidikan ditemukan unsur tindak pidana, tentunya kami akan melakukan penegakan hukum secara tegas,” katanya.

Menurut Kombes Iman, peristiwa tersebut berpotensi dikenakan Pasal 300 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang penistaan agama.

Namun, penerapan pasal akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pihak yang bersangkutan, keterangan para saksi, dan alat bukti yang diperoleh penyidik.

Hingga saat ini, belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Penyidik masih mendalami fakta, keterangan para saksi, serta alat bukti untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau masyarakat tetap tenang dan memberikan ruang kepada penyidik untuk menangani perkara tersebut secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum.

“Kami mengimbau masyarakat tidak terprovokasi dan tidak menyebarkan informasi maupun potongan video yang belum terverifikasi. Percayakan penanganan perkara ini kepada penyidik. Setiap perkembangan akan kami sampaikan secara transparan berdasarkan fakta hukum,” ujar Budi.

Sampaikan pilihanmu soal proses penyelidikan ini

Perlukah masyarakat menunggu hasil penyelidikan polisi?

See More
Ya, tunggu hasil penyelidikan
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Tidak, perlu informasi lebih cepat

Curated For You

Editorial Team

Related Article