Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Polsek Gambir Tangkap Dua Copet HP Turis Belanda di Tanah Abang
Pelaku pencopetan terhadap warga negara asing asal Belanda di kawasan depan Stasiun Tanah Abang, Gambir, Jakarta Pusat pada Senin (25/5/2026) siang. (Dok. Polsek Tanah Abang)
  • Dua pelaku pencopetan ditangkap Polsek Metro Gambir setelah mencuri ponsel milik turis Belanda di depan Stasiun Tanah Abang, berdasarkan hasil penyelidikan dan rekaman CCTV.
  • Kedua tersangka berinisial DD dan AP diamankan di kos wilayah Jati Pulo, Palmerah, bersama barang bukti berupa tas hitam dan ponsel Samsung A34 milik korban.
  • Polisi masih memeriksa pelaku untuk pengembangan kasus serta mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap aksi kriminalitas di tempat ramai dan segera melapor bila terjadi kejadian serupa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
25 Mei 2026

Seorang turis asal Belanda bernama Hoesein Ali Edgar menjadi korban pencopetan di depan Stasiun Tanah Abang sekitar pukul 13.50 WIB. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi dua pelaku berinisial DD dan AP.

31 Mei 2026

Kapolres Metro Jakarta Pusat menyampaikan bahwa kedua pelaku telah ditangkap di wilayah Palmerah setelah identitas mereka diketahui dari hasil penyelidikan dan rekaman CCTV. Barang bukti berupa tas dan ponsel korban berhasil diamankan, sementara keduanya diperiksa lebih lanjut di Polsek Metro Gambir.

kini

Polisi masih mengembangkan kasus untuk menelusuri kemungkinan aksi serupa oleh para pelaku serta mengimbau masyarakat agar tetap waspada di area keramaian.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Dua pelaku pencopetan ditangkap setelah mencuri ponsel milik turis asal Belanda di depan Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat. Barang bukti berupa tas dan ponsel Samsung A34 berhasil diamankan polisi.
  • Who?
    Kedua tersangka berinisial DD (43) dan AP (36), sementara korban bernama Hoesein Ali Edgar, warga negara Belanda. Penangkapan dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Metro Gambir dipimpin AKBP Agus Adi Wijaya.
  • Where?
    Pencopetan terjadi di depan Stasiun Tanah Abang, Jalan Jati Baru Raya, Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Penangkapan pelaku berlangsung di tempat kos kawasan Jati Pulo, Palmerah, Jakarta Barat.
  • When?
    Peristiwa pencopetan terjadi pada Senin siang, 25 Mei 2026 sekitar pukul 13.50 WIB. Penangkapan diumumkan pada Minggu, 31 Mei 2026 setelah proses penyelidikan selesai dilakukan aparat kepolisian.
  • Why?
    Kedua pelaku diduga melakukan pencurian untuk mendapatkan barang berharga milik korban. Polisi masih menyelidiki kemungkinan keterlibatan mereka dalam aksi serupa di lokasi lain.
  • How?
    Polisi menindaklanjuti laporan korban dengan memeriksa saksi dan rekaman CCTV hingga mengidentifikasi pelaku. Setelah memastikan ciri-ciri sesuai hasil penyelidikan, petugas menangkap keduanya di tempat kos mereka di Palmerah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Dua orang mencuri HP milik turis dari Belanda di depan Stasiun Tanah Abang. Polisi mencari tahu dari orang-orang yang lihat dan lihat kamera. Lalu polisi tangkap dua pencuri itu di tempat kos mereka di Palmerah. HP dan tas sudah ditemukan lagi. Sekarang pencurinya sedang diperiksa di kantor polisi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Penangkapan cepat dua pelaku pencopetan oleh Polsek Metro Gambir menunjukkan respons sigap dan efektivitas aparat dalam menjaga keamanan publik. Melalui penyelidikan yang cermat, termasuk analisis rekaman CCTV dan keterangan saksi, polisi berhasil mengembalikan barang korban serta memberikan rasa aman bagi masyarakat dan wisatawan di kawasan Tanah Abang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Unit Reskrim Polsek Metro Gambir menangkap dua pelaku pencopetan terhadap warga negara asing (WNA) asal Belanda di kawasan depan Stasiun Tanah Abang, Gambir, Jakarta Pusat pada Senin (25/5/2026) siang.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold Hutagalung, mengatakan, kedua pelaku ditangkap setelah polisi melakukan penyelidikan melalui keterangan saksi di lokasi kejadian.

“Begitu menerima laporan, anggota langsung melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi. Dari hasil penyelidikan, identitas pelaku berhasil diketahui hingga akhirnya dilakukan penangkapan di wilayah Palmerah, Jakarta Barat,” kata Reynold dalam keterangan tertulisnya, Minggu (31/5/2026).

1. Pelaku menggasak Samsung A34

Korban pencopetan terhadap warga negara asing asal Belanda di kawasan depan Stasiun Tanah Abang, Gambir, Jakarta Pusat pada Senin (25/5/2026) siang. (Dok. Polsek Tanah Abang)

Korban bernama Hoesein Ali Edgar, warga negara Belanda. Dia menjadi korban pencopetan di depan Stasiun Tanah Abang, Jalan Jati Baru Raya, Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat sekitar pukul 13.50 WIB.

Dua tersangka yang ditangkap masing-masing berinisial DD (43) dan AP (36). Polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu tas gendong hitam dan satu unit HP Samsung A34 warna silver milik korban.

Kapolsek Metro Gambir, AKBP Agus Adi Wijaya, mengatakan, tim opsnal sempat memburu pelaku hingga ke tempat kos mereka di kawasan Jati Pulo, Palmerah.

“Pelaku berhasil kami amankan saat berada di tempat kosnya di wilayah Jati Pulo. Penangkapan dilakukan setelah anggota memastikan ciri-ciri pelaku sesuai hasil penyelidikan dan rekaman CCTV,” ujar AKBP Agus Adi Wijaya.

2. Polisi masih memeriksa kedua pelaku

Ilustrasi pencurian (Foto: IDN Times)

Agus mengatakan, kedua pelaku langsung dibawa ke Polsek Metro Gambir guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami masih melakukan pengembangan terkait kemungkinan adanya aksi serupa yang dilakukan para pelaku di lokasi lain,” kata dia.

3. Polisi imbau masyarakat waspada

Ilustrasi pencurian kendaraan bermotor. (IDN Times/Sukma Sakti)

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 476 KUHP tentang tindak pidana pencurian. Selanjutnya, barang bukti berhasil dikembalikan kepada korban.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap aksi kriminalitas di area keramaian serta segera melapor ke layanan 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian.

Editorial Team

Related Article