Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara Hari Lahir Pancasila 2026 pada Senin (1/6/2026). (Youtube.com/Sekretariat Presiden)
Sejak awal masa pemerintahannya, Prabowo telah menunjuk sejumlah tokoh nasional sebagai penasihatnya. Sebelum Said Iqbal secara resmi bergabung ke kabinet, terdapat 9 nama yang telah lebih dahulu dipercaya Prabowo menduduki posisi tersebut:
1. Wiranto, sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan;
2. Luhut Binsar Pandjaitan, sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Digitalisasi dan Teknologi Pemerintahan;
3. Dudung Abdurachman, sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Ketua Komite Kebijakan Industri Pertahanan;
4. Purnomo Yusgiantoro, sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Energi;
5. Muhadjir Effendy, sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji;
6. Terawan Agus Putranto, sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Kesehatan;
7. Bambang Brodjonegoro, sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan Nasional;
8. Ahmad Dofiri, sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, dan Reformasi Kepolisian.
9. Hasan Nasbi, sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Komunikasi.
Teranyar, Said Iqbal dikabarkan akan dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan pada Senin (8/6/2026), sehingga akan menggenapi jumlah Penasihat Khusus Presiden Prabowo jadi 10 orang.