Prabowo Mau Biaya PTN Gratis, Mendikti Saintek Kaji Kebutuhan Anggaran

Kemendikti Saintek menghitung kebutuhan anggaran standar per mahasiswa untuk seluruh PTN.
Brian Yuliarto menyebut kajian kuliah gratis dilakukan atas perintah Presiden Prabowo Subianto.
Pemerintah mendata kebutuhan kampus dan jumlah mahasiswa, sambil mempertimbangkan penerapan bertahap.
Jakarta, IDN Times - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto menyatakan, kementeriannya mulai menghitung kebutuhan anggaran standar untuk setiap mahasiswa di seluruh Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Brian mengaku telah menerima perintah dari Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan kajian secara menyeluruh terhadap rencana biaya pendidikan dasar hingga tinggi gratis.
"Iya, tentu Bapak Presiden sebenarnya pernah memerintahkan kami ya beberapa waktu lalu untuk melakukan kajian mengenai hal ini. Kami sudah mulai menghitung juga bagaimana kebutuhan yang standar begitu ya per mahasiswa untuk seluruh PTN. Kita sudah kalkulasi," kata Brian di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (21/9/2026).
1. Kemendikti Saintek kaji berbagai skema biaya kuliah gratis

Mendikti Saintek,Brian Yuliarto saat ditemui wartawan usai Ngopi bareng dan Irfar bersama Mendiktisaintek di kantornya, Jakarta, Jumat (7/3/2025) (IDN Times/Lia Hutasoit) Menurut dia, hasil penghitungan tersebut nantinya akan dilaporkan kepada Presiden Prabowo. Mendikti Saintek juga menyatakan, akan mengkaji apakah rencana ini dapat diimplementasikan secara bertahap.
"Nanti tentu pada kesempatan pertama kami akan melaporkan kepada Bapak Presiden hitungan-hitungan kebutuhan untuk dapat menggratiskan seluruh PTN," kata dia.
"Barangkali tentu juga kita akan melihat pentahapannya seperti apa, jika memang dapat langsung baik tapi jika belum memadai atau belum memungkinkan kami juga akan membuat tahapan-tahapannya tahun 2027 bagaimana, 2028, dan 2029. Mungkin itu yang sedang kami lakukan saat ini," sambungnya.
2. Anggaran kuliah gratis masih dihitung

Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto bersama Presiden Prabowo Subianto saat membuka Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2025 di ITB, Kamis (7/8). (dok. Tim Komunikasi Prabowo) Brian belum membeberkan besaran anggaran yang dibutuhkan untuk merealisasikan kuliah gratis di seluruh PTN.
Ia mengatakan pemerintah masih melakukan pendataan mengenai kebutuhan masing-masing kampus, termasuk jumlah mahasiswa.
"Kita masih hitung ya eh semuanya. Nanti seperti apa kan kita lagi data semua nih kebutuhan dari setiap kampus, jumlah mahasiswanya bagaimana. Tapi nantinya kita akan lihat bagaimana yang paling mungkin begitu," kata Brian.
3. Prabowo ingin biaya pendidikan gratis: SD-Perguruan Tinggi

Presiden Prabowo Subianto menerima Wakil Perdana Menteri Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi. (Dok. Sekretariat Presiden) Presiden Prabowo Subianti menegaskan segera memimpin rapat terbatas bersama jajaran menteri di Kabinet Merah Putih untuk membahas biaya pendidikan negeri di Indonesia. Ia menegaskan, pendidikan negeri harus gratis.
Pernyataan ini disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan dalam puncak acara HUT ke-28 PAN di JICC, Jakarta, Jumat (18/9/2026). Prabowo biaya pendidikan dasar hingga tinggi harus gratis.
"Saya akan segera mengadakan ratas atau pokoknya biaya pendidikan harus gratis. Biaya pendidikan negeri, SD, SMP, SMA, Universitas Negeri harus gratis," kata Prabowo.
Kepala Negara lantas bicara dari mana anggaran untuk membiayai pendidikan nasional secara gratis. Menurut dia, anggaran itu akan dikumpulkan dari uang negara yang selama ini dicuri dan dikorupsi.
"Nanti, nanti, nanti, akan ada yang bertanya, dari mana uangnya? Uangnya yang dikorupsi, yang dicolong, yang dicuri," kata dia.

![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















