Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Puan Ingatkan Mitigasi Pelaksanaan Haji 2026 di Tengah Konflik TimTeng
Ketua DPR RI Puan Maharani (tengah) ingatkan mitigasi pelaksanaan haji 2026 di tengah konflik Timur Tengah. (IDN Times/Amir Faisol).
  • Puan Maharani meminta pemerintah dan Kementerian Haji menyiapkan langkah mitigasi pelaksanaan haji 2026 di tengah konflik Timur Tengah demi menjaga keselamatan jemaah Indonesia.
  • Pemerintah menyiapkan skenario pembatalan keberangkatan haji jika risiko keamanan dinilai tinggi, serta melakukan diplomasi tingkat tinggi dengan Arab Saudi agar dana penyelenggaraan tidak hangus.
  • Kemenhaj merancang mekanisme refund dan reinvestment bagi jemaah, memberi opsi penarikan dana atau penyimpanan dengan kompensasi nilai manfaat lebih tinggi untuk keberangkatan tahun berikutnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Puan bilang pemerintah harus siap kalau nanti haji tahun 2026 susah karena ada perang di Timur Tengah. Menteri Irfan juga bilang mereka bikin rencana kalau haji bisa batal biar jamaah tetap aman. Kalau batal, uang orang yang mau haji bisa dikembalikan atau disimpan buat tahun depan supaya tidak rugi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan Kementerian Haji dan Umrah melakukan evaluasi dan menyiapkan langkah mitigasi terkait pelaksanaan ibadah haji 2026, menyusul ketegangan di Timur Tengah.

"Apa pun masalah atau hal terkait dengan ibadah itu harus tetap bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Namun kami juga meminta kepada semua pihak yang terkait untuk melakukan evaluasi dan mitigasi ataupun antisipasi terkait dengan hal yang sedang terjadi," kata Puan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Puan mendorong pemerintah untuk tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan bagi ratusan ribu jemaah yang akan menunaikan ibadah haji setelah menunggu lama.

"Untuk bisa memberikan keselamatan, tetap memberikan keselamatan, kenyamanan bagi jemaah haji Indonesia yang nantinya insyaallah akan tetap melaksanakan ibadah hajinya," kata dia.

1. Indonesia siapkan skenario pembatalan haji 2026

Komisi VIII DPR memanggil Kementerian Haji dan Umrah bahas haji 2026 di tengah eskalasi di Timur Tengah. (IDN Times/Amir Faisol).

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan, pemerintah menyiapkan berbagai skenario terkait penyelenggaraan ibadah haji 2026, menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah.

Skenario terburuk termasuk kemungkinan ketika Pemerintah Arab Saudi membuka pelaksanaan haji, tetapi Indonesia memutuskan membatalkan keberangkatan jemaah karena pertimbangan keamanan. Menurut Irfan, skenario tersebut disiapkan sebagai langkah antisipatif apabila risiko keselamatan bagi jemaah haji Indonesia dinilai terlalu besar.

“Skenario kemungkinan Pemerintah Saudi membuka namun Indonesia membatalkan keberangkatan dengan kon6disi seperti ini karena di risiko keamanan dinilai terlalu besar bagi keselamatan jemaah haji warga negara Indonesia,” kata Irfan dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (11/3/2026).

2. Perlu ada diplomasi tingkat tinggi dengan Saudi

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Moch. Irfan Yusuf, saat berpidato dalam forum Saudi–Indonesian Umrah Co.Exchange di Makkah, Arab Saudi, Senin (16/02/2026). Dok. Media Center Haji

Ia menjelaskan, apabila skenario pembatalan pelaksanaan haji 2026 terjadi, pemerintah perlu melakukan diplomasi dengan Pemerintah Arab Saudi melalui negosiasi tingkat tinggi.

Negosiasi tersebut bertujuan memastikan dana yang telah disetor untuk berbagai kebutuhan penyelenggaraan haji tidak hangus meskipun keberangkatan jemaah dibatalkan.

“Perlu dilakukan diplomasi dengan melakukan negosiasi tingkat tinggi dengan Pemerintah Arab Saudi agar biaya yang sudah disetor untuk penyediaan akomodasi, konsumsi, transportasi, dan masyarir yang dapat digunakan tidak hangus,” ujarnya.

Irfan mengatakan, pemerintah berharap dana yang telah disetorkan itu dapat dialihkan untuk penyelenggaraan ibadah haji pada tahun berikutnya tanpa dikenai penalti.

Kendati, ia mengakui berbagai kemungkinan bisa terjadi dalam proses negosiasi tersebut, termasuk kemungkinan penolakan dari pihak terkait. Oleh karena itu, pemerintah juga menyiapkan sejumlah langkah mitigasi, khususnya terkait aspek keuangan jemaah.

“Melainkan dapat digunakan untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun 2027 tanpa penalti. Dan ini berbagai kemungkinan termasuk kemungkinan penolakan juga ada saja sehingga kami juga selalu mengantisipasinya,” kata dia.

3. Kemenhaj susun mitigasi refund dan reinvestment

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Irfan Yusuf (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Irfan menjelaskan, pemerintah juga menyusun mekanisme pengembalian dana atau refund bagi jemaah yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih). Selain itu, pemerintah juga membuka kemungkinan skema reinvestasi dana setoran haji.

Ia menjelaskan, jemaah nantinya dapat diberikan pilihan untuk menarik kembali dana pelunasan Bipih tanpa kehilangan kesempatan berangkat pada tahun berikutnya. Kemudian, jemaah juga dapat memilih membiarkan dana setoran tetap tersimpan dengan kompensasi berupa akumulasi nilai manfaat yang lebih tinggi. Kompensasi tersebut diharapkan dapat menjadi pengganti biaya tunggu yang dialami jemaah akibat penundaan keberangkatan.

"Mitigasi keuangan, refund atau reinvestment, memberikan opsi kepada jemaah menarik kembali biaya pelunasan Bipih tanpa kehilangan kesempatan berangkat tahun depan atau membiarkan dana setoran lunas dengan kompensasi akumulasi nilai manfaat yang lebih tinggi sebagai pengganti biaya tunggu," kata dia.

Diketahui, serangan pesawat tak berawak dilancarkan Iran ke sejumlah negara Teluk, serta lokasi-lokasi tertentu di beberapa negara regional yang menjadi tempat pangkalan AS, terutama Qatar, Uni Emirat Arab, dan Bahrain.

Sejauh ini, serangan Iran telah menghantam Bahrain, Irak, Yordania, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Di dalam Iran, Bulan Sabit Merah Iran melaporkan bahwa setidaknya 201 orang tewas dan 747 luka-luka akibat serangan AS-Israel sejak Sabtu.

Editorial Team