Ribuan Dapur Gizi 3T Terancam Mandek, BGN Minta Solusi ke DPR

- Kepala BGN Nanik S. Deyang menegaskan dapur gizi di wilayah 3T tidak dihentikan, namun investor mengeluhkan ketidakjelasan kelanjutan program yang telah mereka bangun.
- BGN bersama dua wakil kepala menerima pengaduan investor dan berencana mengkonsultasikan persoalan dapur gizi 3T ke DPR untuk mencari solusi terbaik.
- Tercatat sekitar 1.200 dapur gizi sudah selesai dibangun, sementara ribuan lainnya masih dalam proses pembangunan, dengan fokus BGN kini pada penyelesaian masalah investor.
- Kepala BGN Nanik S. Deyang menegaskan operasional dapur gizi di wilayah 3T tidak dihentikan, melainkan menghadapi ketidakjelasan kelanjutan program yang dikeluhkan para investor.
- BGN bersama dua wakil kepala menerima pengaduan investor dan berencana mengkonsultasikan persoalan dapur gizi 3T ke DPR untuk mencari solusi terbaik.
- Tercatat sekitar 1.200 dapur gizi telah selesai dibangun, sementara ribuan lainnya masih dalam proses pembangunan, dengan fokus BGN kini pada penyelesaian masalah investasi.
Jakarta, IDN Times - Kepala Badan Gizi Nanik S. Deyang, menegaskan pihaknya tidak menghentikan operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) yang telah dibangun investor.
Menurut dia, persoalan yang diadukan investor di kantor BGN berkaitan dengan ketidakjelasan kelanjutan program dapur di wilayah 3T.
"Bukan dihentikan dapurnya, mereka investor dapur 3T yang selama ini merasa sudah membangun dapur tapi enggak jelas kelanjutannya. Saya kan baru masuk September 2025. Saya bukan Wakil Kepala Operasional, jadi saya tidak mengerti bagaimana kebijakan sebelumnya atau jalan ceritanya," kata Nanik pada IDN Times, Selasa (9/6/2026).
1. BGN akan konsultasi dengan DPR

Nanik mengatakan dirinya bersama dua wakil kepala BGN telah menerima perwakilan investor untuk mendengarkan pengaduan mereka. BGN, kata dia, akan mengkonsultasikan persoalan tersebut dengan DPR guna mencari solusi.
"Makanya kemarin kami, saya dan dua wakil kepala, menerima pengaduannya. Nanti kita konsultasikan ke DPR dan pihak terkait untuk mencari solusinya seperti apa," ujarnya.
2. Sebanyak 1.200 SPPG dibangun

Saat ditanya mengenai jumlah dapur yang telah dibangun investor, Nanik menyebut setidaknya terdapat sekitar 1.200 bangunan yang sudah selesai dibangun. Sementara itu, masih ada ribuan dapur lainnya yang berada dalam berbagai tahap pembangunan.
"Sudah jadi 1.200 bangunan, yang lainnya ribuan," katanya.
3. Enggan komentar kebijakan sebelumnya

Meski demikian, Nanik enggan memberikan komentar lebih jauh mengenai kebijakan yang diambil pada periode sebelumnya. Ia menegaskan fokus BGN saat ini adalah mencari jalan keluar atas persoalan dihadapi para investor.
"Sudah y, saya enggak mau bicara banyak soal keputusan yang lalu-lalu," ujar dia.


















