Jakarta, IDN Times - Guru Besar Ekonomi Bisnis di Fakultas Bisnis dan Inovasi Sosial, Unika Atma Jaya, Rosdiana Sijabat menyebut cara berkomunikasi masyarakat kini sebenarnya sedang dibentuk dalam sebuah proses yang disebut mediatisasi.
Hal ini ia sampaikan dalam Diskusi Panel Dewan Profesor Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Artificial Intelligence dan Mediatisasi Transformasi Komunikasi, Media, dan Masyarakat Digital di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Kamis (10/9/2026).
Ia menjabarkan pandangannya mengenai mediatisasi dalam konteks teknologi, AI dan media digital. Menurutnya, bila media adalah wahana yang digunakan untuk mentransfer informasi. Maka, mediatisasi adalah media digunakan untuk menyampaikan informasi tetapi sudah dikelola terlebih dahulu, dibentuk, di-framing, sehingga ada media yang dimediatisasi.
"Mediatisasi lebih mudah dilakukan mungkin dengan biaya relatif murah karena adanya teknologi, karena adanya kecerdasan buatan. Di sanalah sekarang ini disuguhi berbagai banyak informasi yang benar atau juga informasi yang tampaknya benar," ujar Rosdiana.
Sosok yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Penelitian, Kerja Sama, Inovasi, dan Alumni Unika Atma Jaya ini menguraikan lebih lanjut pandangannya melalui pemikiran Winfried Schulz. Schulz merupakan seorang ahli ilmu komunikasi dan sosiolog asal Jerman yang menyatakan teknologi mempermudah mediatisasi melalui empat hal berikut.
