Sempat Berhenti Awal 2026, Operasional Biskita Bogor Kembali Normal

- Jam layanan mulai pukul 05.00 hingga 21.00 WIB
- Koridor padat disiapkan untuk pengelolaan mandiri
Bogor, IDN Times – Layanan transportasi publik Biskita di Kota Bogor kembali beroperasi normal setelah sempat dihentikan sementara pada awal 2026. Penghentian tersebut terjadi menyusul berakhirnya kontrak pengadaan jasa operasional Biskita pada 31 Desember 2025 sehingga layanan tidak beroperasi mulai 1 Januari 2026.
Seiring berjalannya proses administrasi dan penyesuaian operasional, layanan Biskita kembali berjalan secara bertahap. Saat ini, seluruh koridor utama telah kembali melayani masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bogor, Sujatmiko Budiarto, memastikan kondisi layanan Biskita kini sudah stabil dan terus dioptimalkan untuk mendukung mobilitas warga pascapandemi.
“Alhamdulillah, saat ini kondisinya sudah mulai kembali normal. Kita sudah bisa memanfaatkan momentum pascapandemi ini untuk mengoptimalkan layanan angkutan bis kita,” ujar Sujatmiko, Senin (12/1/2025).
Dia mengatakan, pemulihan layanan ini menjadi peluang bagi Pemerintah Kota Bogor untuk memperkuat sistem transportasi massal yang terintegrasi.
1. Jam layanan mulai pukul 05.00 hingga 21.00 WIB

Sujatmiko mengatakan, Biskita kini kembali melayani masyarakat sejak pagi hingga malam hari guna menunjang aktivitas harian warga.
“Untuk jam operasional, layanan Biskita tersedia mulai pukul 05.00 hingga 21.00 WIB,” kata dia.
Jam operasional tersebut diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan perjalanan kerja, sekolah, hingga aktivitas malam hari.
2. Koridor padat disiapkan untuk pengelolaan mandiri

Dishub Kota Bogor juga membuka peluang pengelolaan mandiri untuk koridor dengan tingkat keterisian tinggi, seperti Koridor 1 dan Koridor 2.
“Untuk koridor dengan load factor yang tinggi seperti Koridor 1 dan Koridor 2, itu bisa kita tawarkan skema pengelolaan mandiri,” kata Sujatmiko.
Langkah ini dinilai dapat memperkuat keberlanjutan layanan sekaligus membuka ruang sinergi dengan operator transportasi lainnya.
3. Headway dijaga 10 menit saat jam sibuk

Sujatmiko mengatakan, untuk menjaga kenyamanan penumpang, Dishub memastikan jarak kedatangan bus tetap konsisten, terutama pada jam padat.
“Pada saat jam padat, pelayanan tetap konsisten. Kami sudah mengatur headway rata-rata setiap 10 menit," kata dia.
Sementara itu, untuk Koridor 3 dan Koridor 4 yang sebelumnya belum beroperasi penuh pascapenghentian sementara, Dishub berencana melakukan uji coba lanjutan dengan penyesuaian jumlah armada sesuai kebutuhan lapangan.
















