Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tertibkan Parkir Liar, Pemprov DKI Lakukan Pemetaan dan Penanganan Bertahap
Wagub DKI Jakarta, Rano Karno hadiri kerja bakti penertiban parkir liar di kawasan Point Square, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Jumat (24/4) pagi. (Dok. Pemprov DKI)
  • Rano Karno menegaskan Pemprov DKI Jakarta berkomitmen menertibkan parkir liar dengan pemetaan lokasi rawan dan penanganan bertahap, termasuk di kawasan Lebak Bulus belakang Poins Square.
  • Pemprov DKI menyiapkan lahan milik Sarana Jaya sebagai area park and ride sementara untuk mengurangi kendaraan yang parkir sembarangan di badan jalan.
  • Rano menekankan bahwa Pemprov tidak pernah melegalkan parkir liar, namun penertiban dilakukan secara realistis dengan mempertimbangkan kondisi sosial dan keterbatasan lahan di lapangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
24 April 2026

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan bahwa Pemprov DKI telah melakukan pemetaan lokasi rawan parkir liar dan mulai menjalankan penanganan bertahap. Ia menyoroti kawasan Lebak Bulus belakang Poins Square yang masih bermasalah.

kini

Pemprov DKI terus menertibkan parkir liar dengan memanfaatkan lahan sementara milik Sarana Jaya sebagai area parkir dan merencanakan pembangunan fasilitas park and ride. Penertiban dilakukan tanpa melegalkan praktik parkir liar.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan penertiban parkir liar dengan pemetaan lokasi rawan dan pelaksanaan penanganan secara bertahap di sejumlah titik Ibu Kota.
  • Who?
    Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno bersama jajaran Pemprov DKI menjadi pihak yang mengoordinasikan langkah penertiban dan pengaturan ulang area parkir.
  • Where?
    Kegiatan difokuskan di beberapa kawasan Jakarta, termasuk Lebak Bulus belakang Poins Square, Bundaran HI, serta Tanah Abang yang kerap mengalami kepadatan kendaraan.
  • When?
    Pernyataan disampaikan Rano Karno pada Jumat, 24 April 2026, di Kemayoran, Jakarta Pusat. Proses penanganan disebut berlangsung bertahap tanpa batas waktu pasti.
  • Why?
    Tindakan ini dilakukan untuk mengatasi maraknya parkir liar akibat keterbatasan lahan parkir resmi dan untuk menata kembali ketertiban lalu lintas di wilayah padat aktivitas.
  • How?
    Pemprov DKI memetakan titik rawan parkir liar, menyediakan lahan sementara milik Sarana Jaya sebagai area park and ride, serta menegaskan tidak ada legalisasi terhadap praktik parkir liar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Rano, wakil gubernur Jakarta, bilang banyak mobil parkir sembarangan di kota. Dia mau rapikan itu pelan-pelan. Di Lebak Bulus ada tempat parkir baru biar mobil nggak di jalan lagi. Kadang susah karena lahan sempit dan banyak orang. Tapi katanya parkir liar tetap tidak boleh dan harus dibenahi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Langkah Pemprov DKI Jakarta dalam menertibkan parkir liar menunjukkan pendekatan yang terencana dan manusiawi. Dengan melakukan pemetaan lokasi rawan serta menyediakan lahan sementara sebelum fasilitas park and ride dibangun, pemerintah berupaya menata kota tanpa mengabaikan kebutuhan warga. Pendekatan bertahap ini mencerminkan komitmen terhadap ketertiban sekaligus kepekaan terhadap kondisi sosial lapangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menertibkan parkir liar di sejumlah titik Ibu Kota. Dia mengatakan, pemetaan lokasi rawan parkir liar sudah dilakukan dan penanganannya mulai dijalankan secara bertahap.

Salah satu titik yang disorot berada di kawasan Lebak Bulus, tepatnya di belakang Poins Square. Rano mengaku sering melintasi kawasan tersebut dan melihat masalah parkir liar yang tak kunjung selesai.

“Sebetulnya sudah kita mapping beberapa titik. Misalnya di Lebak Bulus belakang Poins Square, itu tiap minggu saya lewat dan permasalahan gak kelar-kelar,” ujar Rano, di Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2026).

1. Akan ada fasilitas parkir and ride

Wagub DKI Jakarta, Rano Karno hadiri kerja bakti penertiban parkir liar di kawasan Point Square, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Jumat (24/4) pagi. (Dok. Pemprov DKI)

Dia mengatakan, di sekitar lokasi terdapat lahan milik Sarana Jaya yang rencananya akan dibangun sebagai fasilitas park and ride. Sambil menunggu pembangunan, lahan tersebut dimanfaatkan sementara untuk menampung kendaraan agar tidak lagi parkir di badan jalan.

“Daripada parkir sembarangan, kita pindahkan ke sana dulu. Jadi parkir-parkirgak liar lagi, masuk ke area parkir,” kata dia.

2. Keterbatasan lahan picu parkir liar

Wagub DKI Jakarta, Rano Karno hadiri kerja bakti penertiban parkir liar di kawasan Point Square, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Jumat (24/4) pagi. (Dok. Pemprov DKI)

Rano juga menyinggung kondisi di sejumlah kawasan lain seperti sekitar Bundaran HI yang masih minim fasilitas parkir. Menurut dia, keterbatasan lahan kerap memicu parkir liar yang sulit dihindari.

Kondisi di Tanah Abang yang kerap padat juga disoroti, terutama pada momen tertentu. Dia mengakui sempat dianggap memberi toleransi, tetapi pernyataannya harus dilihat dalam konteks kondisi lapangan.

“Makanya kadang-kadang mungkin statement saya agak salah, bukan saya menoleransi. Tapi yang namanya macet, crowded di Tanah Abang, ya, udahlah setahun sekali gak apa-apa, memang begitu kenyataannya,” kata dia.

3. Tidak legalkan parkir liar

Wagub DKI Jakarta, Rano Karno hadiri kerja bakti penertiban parkir liar di kawasan Point Square, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Jumat (24/4) pagi. (Dok. Pemprov DKI)

Meski begitu, Rano menegaskan Pemprov DKI tidak pernah melegalkan parkir liar. Penertiban tetap dilakukan, tetapi dengan pendekatan yang lebih realistis dan mempertimbangkan kondisi sosial di lapangan.

“Bukan berarti saya mengizinkan parkir liar, tidak. Itu harus kita benahi,” kata dia.

Editorial Team