Tes Kemampuan Akademik Resmi Ditutup, Gladi Bersih 9 sampai 19 Maret

- Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) resmi ditutup setelah proses pendataan dan verifikasi peserta oleh satuan pendidikan di seluruh Indonesia.
- Gladi bersih TKA dijadwalkan berlangsung 9–17 Maret 2026, melibatkan jutaan murid SD/MI dan SMP/MTs untuk memastikan kesiapan teknis serta operasional.
- Kemendikdasmen menegaskan gladi bersih bertujuan meminimalkan kendala saat pelaksanaan utama agar sistem, prosedur, dan koordinasi berjalan optimal.
Jakarta, IDN Times - Tahapan pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) resmi ditutup, setelah melalui rangkaian proses pendataan dan verifikasi peserta oleh satuan pendidikan.
Selanjutnya, pelaksanaan TKA akan memasuki fase simulasi dan gladi bersih, sebagai langkah akhir untuk memastikan kesiapan teknis, operasional, dan layanan sebelum hari pelaksanaan utama.
Gladi bersih TKA akan dilaksanakan pada 9 sampai 17 Maret 2026, diikuti 4.452.973 murid untuk jenjang SD/MI/sederajat, dan 4.207.509 untuk jenjang SMP/MTs/sederajat yang telah terdaftar.
"Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh mekanisme berjalan sesuai prosedur, mulai dari kesiapan sistem, perangkat, hingga pemahaman satuan pendidikan terhadap alur pelaksanaan," kata Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Toni Toharudin, dalam keterangan pers, Rabu (4/3/2026).
1. Kesiapan pelaksanaan TKA secara nasional

Toni menyampaikan penutupan pendaftaran menjadi penanda penting kesiapan pelaksanaan TKA secara nasional. Jumlah pendaftar TKA tahun ini menunjukkan tren yang sesuai dengan harapan dan perencanaan awal.
"Capaian ini mencerminkan meningkatnya pemahaman serta kesiapan satuan pendidikan dan peserta terhadap kebijakan evaluasi pembelajaran yang sedang kami dorong. Ke depan, BSKAP akan terus memastikan kualitas dan relevansi pelaksanaan TKA agar sejalan dengan tujuan peningkatan mutu pendidikan,” ujar dia.
2. Gladi bersih sebagai tahapan teknis lanjutan

Sementara itu, secara teknis Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik), Rahmawati, menegaskan gladi bersih merupakan bagian krusial dalam penguatan sistem dan layanan.
“Setelah tahap simulasi, Pusmendik akan melaksanakan gladi bersih sebagai tahapan teknis lanjutan," katanya.
3. Meminimalkan potensi kendala saat pelaksanaan TKA

Rahmawati mengatakan gladi bersih berbeda dengan simulasi, karena dilaksanakan dengan skema dan kondisi yang mendekati pelaksanaan sebenarnya, termasuk kesiapan sistem, prosedur, dan koordinasi petugas. Fungsinya adalah memastikan seluruh aspek teknis berjalan optimal serta meminimalkan potensi kendala saat pelaksanaan TKA.
"Melalui rangkaian tahapan ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berkomitmen untuk memastikan pelaksanaan TKA berlangsung lancar, aman, dan memberikan layanan terbaik bagi seluruh peserta," kata dia.


















