Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

TNI AL Gandeng Kraton Yogyakarta, Rawat Jiwa Keprajuritan Abdi Dalem

IMG-20251217-WA0044.jpg
TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial) bekerja sama dengan Kraton Yogyakarta untuk memperkuat sikap dan karakter keprajuritan Abdi Dalem prajurit Kraton (dok. Dispenal)
Intinya sih...
  • Kerja sama TNI AL dan Kraton Yogyakarta untuk membentuk prajurit bermental tangguh, disiplin, loyal, dan memiliki militansi pengabdian dalam menjaga tradisi.
  • Prajurit Kraton Yogyakarta terbagi ke dalam 13 bregada dengan filosofi dan tugas yang berbeda, perlu ditopang dengan ketangguhan mental dan karakter individu yang kuat.
  • TNI AL menugaskan tiga perwira psikologi untuk memberikan pendampingan psikologis tanpa mengubah nilai-nilai luhur keprajuritan Kraton Yogyakarta.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kolaborasi lintas institusi hadir dengan nuansa budaya yang kental. TNI Angkatan Laut (AL) melalui Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial) bekerja sama dengan Kraton Yogyakarta untuk memperkuat sikap dan karakter keprajuritan Abdi Dalem prajurit Kraton.

Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (16/12/2025) sebagai bagian dari upaya menjaga nilai-nilai luhur keprajuritan yang telah diwariskan secara turun-temurun.

1. Bentuk prajurit Kraton bermental tangguh, disiplin, loyal, memiliki militansi pengabdian dalam menjaga tradisi

IMG-20251217-WA0046.jpg
TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial) bekerja sama dengan Kraton Yogyakarta untuk memperkuat sikap dan karakter keprajuritan Abdi Dalem prajurit Kraton (dok. Dispenal)

Kerja sama ini bertujuan membentuk prajurit Kraton yang bermental tangguh, disiplin, loyal, serta memiliki militansi pengabdian dalam menjaga tradisi. Bagi Kraton Yogyakarta, prajurit bukan sekadar penjaga simbol budaya, tetapi juga teladan sikap di tengah masyarakat.

Manggala Prajurit Kraton Yogyakarta, KPH Notonegoro, menegaskan Abdi Dalem prajurit dituntut untuk mampu menjadi agen perubahan tanpa meninggalkan nilai-nilai keprajuritan yang menjadi identitas Kraton. Keteladanan, kedisiplinan, dan loyalitas menjadi kunci utama peran tersebut.

2. Prajurit Kraton Yogyakarta terbagi ke dalam 13 bregada

IMG-20251217-WA0043.jpg
TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial) bekerja sama dengan Kraton Yogyakarta untuk memperkuat sikap dan karakter keprajuritan Abdi Dalem prajurit Kraton (dok. Dispenal)

Saat ini, prajurit Kraton Yogyakarta terbagi ke dalam 13 bregada dengan filosofi dan tugas yang berbeda-beda. Keberagaman ini menjadi kekuatan budaya yang perlu ditopang dengan ketangguhan mental dan karakter individu yang kuat agar tetap relevan di tengah perubahan zaman.

Kepala Dinas Psikologi Angkatan Laut, Laksamana Pertama TNI Wisnu Agung Priambodo menyampaikan, penguatan karakter keprajuritan sejalan dengan jati diri Indonesia sebagai negara kepulauan dan bangsa maritim. Menurutnya, kekuatan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kemampuan fisik, tetapi juga ketangguhan mental dan karakter sumber daya manusia.

"Nilai-nilai keprajuritan yang hidup dalam lingkungan budaya seperti Kraton Yogyakarta menjadi fondasi penting dalam menumbuhkan kesadaran dan kecintaan terhadap budaya maritim bangsa," ujarnya.

3. TNI AL tugaskan tiga perwira psikologi untuk beri pendampingan

IMG-20251217-WA0045.jpg
TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial) bekerja sama dengan Kraton Yogyakarta untuk memperkuat sikap dan karakter keprajuritan Abdi Dalem prajurit Kraton (dok. Dispenal)

Demi mendukung program ini, TNI AL menugaskan tiga perwira psikologi, yakni Mayor Laut Bayu Murti, Lettu Laut Giri Putra Riyanto, dan Letda Laut Lutfi Fitroni Nafwari. Mereka memberikan pendampingan psikologis yang berfokus pada pembentukan mental, disiplin, loyalitas, ketahanan psikologis, serta nilai kepemimpinan.

Menariknya, seluruh penguatan ini dilakukan tanpa mengubah nilai-nilai luhur keprajuritan Kraton Yogyakarta. Sinergi ini justru diharapkan memperkokoh karakter prajurit Kraton sebagai penjaga tradisi dan bagian penting dari jati diri bangsa Indonesia yang berakar kuat pada sejarah dan budaya nusantara.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in News

See More

TNI AL Boyong Kapal Survei Buatan Jerman, Dinamakan KRI Canopus-936

15 Feb 2026, 21:55 WIBNews