Jakarta, IDN Times – Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto menyebut kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat–Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) diduga memanfaatkan peredaran ganja di Papua untuk membiayai aktivitas separatis.
Dalam pemaparan capaian Satgas TNI Semester I Tahun Anggaran 2026, Lucky mengatakan Satgas TNI mengungkap 30 kasus narkotika sepanjang Januari hingga Juni 2026. Dari operasi itu, Satgas TNI menemukan sekitar 1.479 batang pohon ganja, puluhan kilogram ganja kering, serta sejumlah ladang ganja yang siap panen.
"Ironisnya, hasil budidaya tanaman haram yang ditanam OPM mulai dari daerah pelosok hingga pekarangan rumah masyarakat, diperjualbelikan OPM kepada anak-anak muda, di mana hasil penjualan digunakan untuk membiayai kegiatan separatis mereka," ucap Lucky, Senin (6/7/2026).
