Jakarta, IDN Times - Paper atau makalah berjudul Nobel Peace Prize 2026 Free Meal Program by The National Nutrition Agency Building Smart Business for Food Security Industry and Indonesia's Economic Growth, yang mencantumkan nama Presiden Prabowo Subianto sebagai penulisnya, tengah disorot di berbagai linimasa. Ada kecurigaan dari publik, makalah yang terdiri dari 69 halaman tersebut ditulis dengan menggunakan artificial intelligence (AI).
Banyak pihak di platform X hingga Threads mengunggah sejumlah bagian paper memuat adanya prompt yang lupa disunting atau dihapus. Selain itu, beberapa dari mereka juga menganggap paper itu belum bisa disahkan sebagai jurnal ilmiah karena hanya diterbitkan melalui Social Science Research Network (SSRN), yang merupakan platform penyedia preprint atau draf dari sebuah karya ilmiah.
IDN Times mencoba menelusuri kebenaran dari paper tersebut menggunakan AI atau tidak. Dengan memakai aplikasi Turnitin, ada temuan menarik yang didapat. Seperti apa?
