Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
UPDATE: Korban Meninggal Gempa NTT Tak Bertambah, Total Masih 111 Jiwa
Suasana visual keadaan udara rumah-rumah yang rusak akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). (Dokumentasi BNPB)
  • BNPB melaporkan korban meninggal akibat gempa magnitudo 7,7 di NTT tetap 111 jiwa hingga Jumat, 28 Agustus 2026, tanpa penambahan dari data sehari sebelumnya.
  • Korban meninggal terbanyak tercatat di Manggarai 45 jiwa, Manggarai Timur 38 jiwa, dan Nagekeo 13 jiwa; 56,4 persen korban perempuan serta 45 persen lansia.
  • Jumlah pengungsi turun 712 orang menjadi 175.909 jiwa, terutama di Sikka. BNPB mengimbau warga yang belum aman kembali rumah memakai pos pengungsian terpusat di tujuh kabupaten terdampak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kamis (27/8/2026)

Data korban meninggal akibat gempa NTT tercatat sebanyak 111 jiwa.

Jumat (28/8/2026)

BNPB melaporkan tidak ada penambahan korban meninggal akibat gempa magnitudo 7,7 di NTT. Total korban meninggal tetap 111 jiwa.

kini

Jumlah pengungsi berkurang 712 orang menjadi 175.909 jiwa, dengan penurunan terjadi di Kabupaten Sikka.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    BNPB melaporkan jumlah korban meninggal akibat gempa magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur tetap 111 jiwa, sementara jumlah pengungsi turun 712 orang menjadi 175.909 jiwa.
  • Who?
    BNPB melalui Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Berton SP Panjaitan melaporkan kondisi korban dan pengungsi. Korban meninggal mayoritas perempuan dan kelompok lansia.
  • Where?
    Gempa berdampak di tujuh kabupaten di Nusa Tenggara Timur. Korban meninggal terbanyak tercatat di Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, dan Nagekeo; penurunan pengungsi tercatat di Kabupaten Sikka.
  • When?
    Data terbaru disampaikan BNPB pada Jumat, 28 Agustus 2026, melalui keterangan pers virtual. Jumlah korban meninggal tidak berubah dibandingkan catatan pada Kamis, 27 Agustus 2026.
  • Why?
    Warga masih mengungsi setelah gempa magnitudo 7,7 menghantam Nusa Tenggara Timur. BNPB mengimbau warga yang masih khawatir kembali ke rumah untuk menuju pengungsian terpusat.
  • How?
    BNPB mencatat pengungsi berada di pos terpusat dan titik mandiri. Di pengungsian terpusat, warga dapat mengakses dapur umum, makanan, air bersih, MCK, dan layanan kesehatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Gempa besar di NTT membuat 111 orang meninggal. Jumat ini jumlahnya tidak bertambah. Banyak korban ada di Manggarai dan Manggarai Timur. Banyak orang tua juga meninggal. Sekarang ada 175.909 orang tinggal di tempat pengungsian. BNPB bilang orang yang masih takut pulang bisa pergi ke pos pengungsian agar dapat makanan, air, dan bantuan kesehatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Tidak adanya penambahan korban meninggal dan berkurangnya jumlah pengungsi menunjukkan situasi yang mulai lebih terpantau oleh BNPB. Penempatan warga di pengungsian terpusat juga membuka akses yang lebih mudah terhadap makanan, air bersih, fasilitas sanitasi, layanan kesehatan, serta dapur umum bagi mereka yang belum merasa aman untuk kembali ke rumah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan pada Jumat (28/8/2026) tidak terdapat penambahan korban meninggal akibat gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang menghantam Nusa Tenggara Timur (NTT). Total korban meninggal per Jumat masih sama dengan data pada Kamis (27/8/2026), yaitu 111 jiwa.

"Hari ini, kami tidak mencatat adanya penambahan jumlah orang yang meninggal sehingga di dalam catatan kami jumlah orang yang meninggal sebesar 111 orang. Kami tetap menyampaikan rasa bela sungkawa yang mendalam kepada keluarga, handai taulan dan masyarakat Indonesia," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, ketika memberikan keterangan pers virtual, Jumat.

Dia merinci, korban meninggal terbanyak ditemukan di Kabupaten Manggarai, yakni sebanyak 45 jiwa, Manggarai Timur 38 jiwa, dan 13 jiwa di Kabupaten Nagekeo. Berton turut memaparkan lebih banyak perempuan yang menjadi korban meninggal dunia dibandingkan laki-laki. Angkanya mencapai 56,4 persen. Sedangkan, dari kelompok usia korban yang meninggal dunia, mayoritas merupakan lansia yaitu 45 persen.

Terkait data pengungsi, BNPB kembali melaporkan adanya penurunan jumlah pengungsi sebanyak 712 orang. Maka, kini jumlah pengungsi mencapai 175.909 jiwa. BNPB mencatat penurunan pengungsi terjadi di Kabupaten Sikka.

"Dengan adanya penurunan maka jumlah pengungsi mencapai 175.909 jiwa. Ini ada di pengungsian yang terpusat maupun di titik pengungsian mandiri," kata dia.

Dia mengatakan, ketika korban mengungsi sementara waktu di titik pengungsian terpusat, maka lebih mudah untuk mengakses layanan dasar seperti dapur umum, makanan, air bersih, MCK hingga kesehatan. BNPB pun mengimbau korban apabila masih khawatir kembali ke rumah, maka disarankan mengungsi ke pengungsian terpusat.

"Kami tetap mengimbau bila masih takut untuk kembali ke rumah masing-masing, maka dapat juga masuk ke pos pengungsian yang terpusat. Di mana akan dilayani di sana nantinya," kata dia.

Posko pengungsian terpusat itu terletak di masing-masing kabupaten. Sementara, akibat gempa NTT, terdapat tujuh kabupaten yang terdampak.

Curated For You

Editorial Team

Related Article