Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Wamen PPPA Dorong Kuota Polwan Jadi 30 Persen

2 min read
Wamen PPPA Dorong Kuota Polwan Jadi 30 Persen
Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan. (dok. KemenPPPA)
  • Wamen PPPA mendorong kuota polwan meningkat dari 6 persen menjadi 30 persen.
  • Dorongan disampaikan saat Kompolnas memberikan penghargaan kepada satuan kerja dan personel Polri.
  • Pengalaman polwan sebagai peacekeeper dinilai dapat memotivasi personel dan mendukung penanganan isu perempuan serta anak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kuota polwan perlu ditingkatkan menjadi 30 persen?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA), Veronica Tan, mendorong peningkatan kuota polisi wanita (polwan) dari 6 persen menjadi 30 persen.

Hal itu disampaikan saat pemberian penghargaan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) kepada satuan kerja dan personel Polri, termasuk polwan yang bertugas sebagai peacekeeper.

“Di antara para penerima penghargaan, sepak terjang polwan yang berhasil menjadi peacekeeper dalam misi perdamaian di Afrika ini harusnya bisa jadi motivasi bagi para polwan lain, sekaligus mendorong peningkatan kuota polwan yang saat ini masih 6 persen menjadi 30 persen,” ujar dia dalam keterangan resmi, Sabtu (19/9/2026).

  1. 1. Polwan di misi perdamaian

    Polwan yang membentangkan spanduk dengan tulisan 'selamat datang pejuang aspirasi'.
    Polwan yang membentangkan spanduk dengan tulisan 'selamat datang pejuang aspirasi'. (IDN Times/Santi Dewi)

    Dia menilai, pengalaman polwan yang bertugas sebagai peacekeeper dapat menjadi motivasi bagi personel lainnya. Dia juga berharap momentum penghargaan tersebut mendorong lahirnya lebih banyak polwan berprestasi serta ekosistem yang meningkatkan kuota polwan.

    “Pemberian anugerah kepada satuan kerja dan individu berprestasi di Polri diharapkan bisa menjadi motivasi dan dijadikan contoh," kata Veronica.

  2. 2. Polwan dibutuhkan untuk tangani isu perempuan

    Wamen PPPA Dorong Kuota Polwan Jadi 30 Persen
    Polwan bagikan roti di tengah demo Ojol di depan gedung DPR RI. (IDN Times/Lia Hutasoit)

    Dia menyebut perspektif sensitif dan humanis polwan dibutuhkan dalam menangani berbagai persoalan. Kebutuhan itu mencakup isu perdamaian hingga persoalan perempuan dan anak yang memerlukan pendekatan tersebut.

    “Perspektif sensitif dan humanis yang dimiliki polwan dibutuhkan untuk menangani berbagai persoalan mulai dari isu perdamaian, hingga isu perempuan dan anak," kata dia.

  3. 3. Penghargaan untuk personel lapangan

    Polwan Polres Bantul patroli saat salat Jumat berlangsung.(Dok.Polres Bantul)
    Polwan Polres Bantul patroli saat salat Jumat berlangsung.(Dok.Polres Bantul)

    Ketua Kompolnas sekaligus Menko Polkam, Djamari Chaniago, mengatakan, penghargaan diberikan kepada satuan kerja di lingkungan Mabes Polri hingga polsek, serta anggota yang bertugas di lapangan, termasuk personel yang menjalankan tugas sebagai peacekeeper di luar negeri.

    “Kami turut memberikan penghargaan kepada perseorangan anggota kepolisian yang bertugas di lapangan. Kami memberikan apresiasi kepada personil yang turut berperan di dipelosok-pelosok Indonesia, bahkan sampai dengan yang melaksanakan tugas di luar negeri sebagai peacekeeper,” kata dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More