Jakarta, IDN Times - Hubungan diplomatik Aljazair dan Mali resmi membaik setelah sempat tegang selama lebih dari satu tahun. Pemerintah Aljazair membuka kembali wilayah udaranya untuk seluruh penerbangan dari dan menuju Mali, pada Jumat (10/7/2026).
Pemulihan hubungan bilateral ini diperkuat dengan kesepakatan kedua negara untuk mengirimkan kembali duta besar masing-masing, pada Sabtu (11/7/2026). Langkah diplomasi ini diharapkan mampu meredakan perselisihan dan menjaga stabilitas di kawasan Sahel.
