Spanyol Berniat Amankan Pasokan Gas Alam dari Aljazair

- Spanyol dan Aljazair berdiskusi untuk mengamankan pasokan gas alam di tengah lonjakan harga energi akibat perang di Timur Tengah.
- Aljazair disebut sebagai pemasok gas alam utama dan andal bagi Spanyol, dengan kontribusi sekitar 29 persen dari total impor gas negara tersebut.
- Italia juga menjalin kerja sama dengan Aljazair melalui Eni dan Sonatrach guna memperkuat impor gas serta eksplorasi proyek lepas pantai jangka panjang.
Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albares mengaku sedang berdiskusi dengan Presiden Aljazair, Abdelmadjid Tebboune. Keduanya membahas masalah pengamanan pasokan gas alam dari Aljazair ke Spanyol.
“Kami berbicara dengan Aljazair karena mereka pemilik gas alam. Kami berbicara soal kondisi pasar gas di tengah perang di Timur Tengah,” ungkapnya, dikutip dari Business Insider Africa, Jumat (27/3/2026).
Perang di Timur Tengah mengakibatkan kenaikan harga energi global. Alhasil, sejumlah negara berusaha untuk memastikan pasokan energi di negaranya.
1. Sebut Aljazair adalah pemasok gas alam yang andal
Albares mengungkapkan bahwa Aljazair adalah pemasok gas alam yang andal. Ia mengupayakan peningkatan pasokan gas alam dari Aljazair ke Spanyol.
“Aljazair adalah pemasok gas alam yang stabil, bisa diandalkan, dan konsisten. Dalam 3 tahun terakhir, Aljazair sudah menjadi pemasok utama gas alam di negara kami,” terangnya, dikutip dari Africa News.
Operator gas alam Spanyol, Enagas menyebut bahwa Aljazair menjadi pemasok utama. Dalam 2 bulan terakhir, 29 persen dari total impor gas alam Spanyol berasal dari Aljazair.
2. Italia berniat impor gas alam dari Aljazair
Selain Spanyol, Italia menyatakan niatnya untuk mendatangkan gas alam dari Aljazair. Pernyataan ini disampaikan oleh Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni saat mengadakan kunjungan ke Aljir.
“Kami sudah setuju memperkuat kerja sama, terutama lewat perusahaan kami, Eni dan Sonatrach. Sedangkan kami akan mengeksplorasi area baru seperti proyek lepas pantai. Dalam jangka panjang, ini akan membantu aliran gas dari Aljazair ke Italia,” kata Meloni.
3. Iran perbolehkan kapal Spanyol lewat Selat Hormuz
Kedutaan Besar Iran di Spanyol mengatakan bahwa kapal Spanyol diperbolehkan lewat di Selat Hormuz. Menurutnya, langkah ini karena Spanyol menghormati hukum internasional dan menolak serangan ke Iran.
Dilansir BNN, perang di Iran telah menyebabkan hampir seluruh pergerakan kapal di Selat Hormuz terhenti. Padahal, Selat Hormuz menjadi satu per lima dari lalu lintas minyak dan gas alam dunia.


















