Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Italia Usir Dua Atase Militer Rusia karena Terlibat Spionase

Italia Usir Dua Atase Militer Rusia karena Terlibat Spionase
Bendera Italia (unsplash.com/Michele Bitetto)
Intinya Sih
  • Italia mengusir dua atase militer Rusia, Ivan Petrovich Gorbachev dan Mikhail Vasilyevich Astakhov, setelah penyelidikan membuktikan keterlibatan mereka dalam aktivitas spionase yang mengancam keamanan nasional.
  • Dua mantan perwira intelijen Italia ditangkap karena menerima suap dari agen asing untuk menjual data rahasia pertahanan, memicu kekhawatiran soal kolaborasi antara pihak luar dan pelaku domestik.
  • Kebocoran data militer mencakup sistem pertahanan udara dan misi NATO di Eropa Timur, memperburuk ketegangan diplomatik serta menimbulkan perdebatan politik tentang ancaman intelijen asing di parlemen Italia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Italia mengusir dua atase militer dari Kedutaan Besar Rusia di Roma pada Kamis (9/7/2026). Langkah diplomatik ini diambil setelah penyelidikan mengungkap keterlibatan mereka dalam aktivitas mata-mata ilegal.

Sebelum pengusiran diumumkan, aparat keamanan telah menangkap dua tersangka di Roma pada Selasa (7/7/2026). Skandal mata-mata ini memicu reaksi keras dari pejabat tinggi negara dan mengganggu hubungan bilateral kedua negara.

1. Identitas dua atase militer Rusia yang diusir Italia

Dua atase militer Rusia yang diusir diidentifikasi sebagai Ivan Petrovich Gorbachev dan Mikhail Vasilyevich Astakhov. Masing-masing menjabat sebagai atase angkatan laut dan asisten atase angkatan laut di Roma, dan diperintahkan meninggalkan Italia dalam waktu tiga hari.

"Rusia terus menggunakan metode perang hibrida untuk mengganggu Barat dan Italia. Tindakan ini merupakan campur tangan serius yang mengancam keamanan nasional kami," ujar Menteri Luar Negeri Italia, Antonio Tajani, dilansir Times of India.

Merespons keputusan tersebut, pemerintah Rusia menyatakan akan mengambil tindakan balasan yang sepadan terhadap perwakilan diplomatik Italia di Moskow.

"Kami pasti akan memberikan tindakan balasan atas pengusiran dua atase militer kami," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, dilansir Arab News.

2. Penangkapan mantan perwira intelijen Italia atas dugaan suap

Penyelidikan yang berjalan sejak Mei 2025 berujung pada penahanan dua mantan perwira intelijen domestik Italia, Gavino Raoul Piras dan Vincenzo Di Pasquale. Keduanya dituduh menerima suap dari agen asing untuk menjual data rahasia pertahanan negara.

Kedua tersangka diduga mengumpulkan dokumen militer rahasia dari beberapa personel militer aktif. Piras sempat mengeluh karena uang sebesar 4.000 euro (Rp82,79 juta) dari pihak Rusia tidak cukup untuk mendanai jaringan informannya.

"Kasus ini adalah bagian kecil dari ancaman yang lebih besar. Ada pihak luar dan pelaku dalam negeri yang bekerja sama menjual informasi negara demi keuntungan pribadi," tegas Menteri Pertahanan Italia, Guido Crosetto.

3. Dampak kebocoran data militer terhadap keamanan

Kejaksaan Roma kini memperluas penyidikan untuk mendalami keterlibatan lima orang lain, termasuk empat personel aktif di komando siber Kementerian Pertahanan Italia. Informasi yang bocor mencakup data taktis sistem pertahanan udara SAMP/T, pengiriman rudal Aster ke Ukraina, serta posisi misi militer NATO di Bulgaria.

Kebocoran data penting ini berpotensi mengganggu operasi pertahanan siber sekutu Barat di kawasan Eropa Timur. Di sisi lain, skandal ini juga memicu perdebatan politik di parlemen Italia mengenai skala ancaman intelijen asing.

"Isu ancaman Rusia ini sengaja dibesar-besarkan agar kita merasa perlu memperkuat persenjataan dan ikut berperang," kata Pemimpin Gerakan Bintang Lima, Giuseppe Conte.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella

Related Articles

See More