Jakarta, IDN Times - Amerika Serikat (AS) dan Iran saat ini masih saling serang. Komando Pusat (CENTCOM) militer AS mengatakan, mereka baru menyelesaikan gelombang serangan terakhir ke Iran pada Rabu (15/7/2026) malam waktu setempat. Serangan itu ditargetkan ke pusat komando militer, sistem pertahanan udara, situs peluncuran rudal dan drone, serta fasilitas pengawasan pantai milik Iran.
Sehari setelahnya, Kamis (16/7/2026) pagi waktu setempat, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) membalas serangan AS dengan membombardir pangkalan militer mereka di Yordania dan Kuwait. Di Yordania, serangan ditujukan ke sistem komunikasi dan tangki penyimpanan bahan bakar yang ada di pangkalan militer Azraq, sedangkan di Kuwait menyasar sistem radar deteksi dini yang ada pangkalan udara Ali Al Salem.
