Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

AS Larang CNN Liputan di Air Force One

3 min read
AS Larang CNN Liputan di Air Force One
potret logo CNN (unsplash.com/pcrm Dorego)
  • Pemerintah AS melarang CNN meliput perjalanan Presiden Donald Trump dengan Air Force One ke Knoxville, Tennessee, sehingga jurnalis CNN batal ikut dalam kunjungan kerja tersebut.
  • Sebelumnya, Trump melarang CNN, MS NOW, dan Politico meliput di Gedung Putih dengan alasan ketiganya menyebarkan berita palsu tentang dirinya dan pemerintahannya.
  • CNN, MS NOW, dan Politico menggugat larangan tersebut; hakim distrik Tim Kelly mendesak pembatalan karena dinilai melanggar kebebasan pers, namun akses CNN masih tertutup.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Amerika Serikat (AS) melarang CNN untuk meliput di pesawat kepresidenan AS, Air Force One. Kabar tersebut pertama kali disampaikan oleh The Washington Post berdasarkan keterangan dua sumber anonim Pemerintah AS pada Jumat (25/9/2026). 

Sumber itu menjelaskan, larangan ini secara otomatis membatalkan keikutsertaan para jurnalis CNN meliput di Air Force One selama perjalanan kunjungan kerja Presiden Donald Trump ke Knoxville, Tennessee. Kunjungan tersebut akan dilaksanakan pada Sabtu (26/9/2026) waktu AS atau Minggu (27/9/2026) waktu Indonesia. 

  1. 1. Trump sebelumnya sudah melarang CNN meliput di Gedung Putih

    Gedung Putih.
    potret Gedung Putih (unsplash.com/Rene DeAnda)

    Sebelumnya, Trump sudah melarang CNN untuk meliput di Gedung Putih. Larangan itu diberikan pada pekan lalu. Selain CNN, dua media besar AS lainnya, MS NOW dan Politico, juga dilarang Trump untuk meliput di kantor presiden AS yang terletak di Washington D.C. tersebut. Larangan ini diberikan karena Trump menilai ketiga media tersebut kerap menebar berita hoaks soal dirinya dan Pemerintahan AS. 

    "Dengan bangga saya umumkan bahwa mulai sekarang, saya melarang CNN, MSNOW (yang baru-baru ini mengganti nama mereka dari MSNBC karena kurangnya pemirsa dan kredibilitas!), dan Politico untuk meliput di Gedung Putih sebagai akibat dari pelaporan berita palsu mereka yang terus-menerus!" kata Trump dalam sebuah pernyataan di Truth Social, seperti dikutip Anadolu Agency.

  2. 2. CNN hingga Politico sudah menggugat Trump ke pengadilan

    Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sedang berada di Gereja St. John's.
    Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sedang berada di Gereja St. John's. (flickr.com/The White House via commons.wikimedia.org/The White House)

    Imbas larangan ini, CNN, MS NOW, dan Politico memutuskan untuk menggugat Trump ke pengadilan. Sebab, ketiga media tersebut menganggap tuduhan yang dilontarkan Trump tidak benar. Mereka menegaskan sama sekali tidak pernah membuat dan menyebarkan berita hoaks hanya untuk mengejar jumlah pembaca seperti yang dituduhkan Trump. 

    CNN, MS NOW, dan Politico mengatakan, berita yang mereka buat selalu berdasarkan fakta yang terjadi di lapangan. Fakta-fakta tersebut dikumpulkan oleh para jurnalis mereka yang ditugaskan untuk meliputi. Jadi, mereka menganggap tuduhan Trump sama sekali tidak bisa dibenarkan. 

  3. 3. Pengadilan AS mendesak Trump membatalkan larangan liputan media

    Palu hakim di pengadilan.
    ilustrasi pengadilan (unsplash.com/Wesley Tingey)

    Usai gugatan tersebut, pengadilan AS lantas mendesak Trump untuk membatalkan larangan liputan yang diberikan ke CNN, MS NOW, dan Politico. Sebab, menurut seorang hakim distrik AS, Tim Kelly, larangan ini melanggar aturan konstitusi AS yang menjamin kebebasan pers dan kebebasan berekspresi media massa. 

    "Bukti yang ada tidak mendukung klaim para tergugat bahwa pencabutan kartu akses tetap para penggugat (CNN, MS NOW, dan Politico) akan benar-benar melindungi keamanan nasional atau bahwa keamanan nasional akan terancam jika pengadilan memerintahkan pengembalian kartu akses mereka sementara proses litigasi ini berlangsung," kata Kelly dilansir Jerusalem Post. 

    Meski sudah didesak, Trump hingga kini masih belum membatalkan larangan liputan terhadap CNN, MS NOW, dan Politico. Dalam pernyataan terbarunya, CNN juga mengonfirmasi bahwa pintu Gedung Putih hingga saat ini masih tertutup untuk para jurnalisnya. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More