Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Dikira Lilin, Seorang Perempuan Terluka Parah Setelah Nyalakan Dinamit

Dikira Lilin, Seorang Perempuan Terluka Parah Setelah Nyalakan Dinamit
foxnews.com
Share Article

Connecticut, IDN Times - Seorang perempuan menderita luka parah setelah menyalakan dinamit yang disangka sebagai sebuah lilin. Pada Kamis (6/9/2018) listrik di rumah perempuan tersebut padam dan berusaha untuk mencari lilin guna mendapat penerangan.

  1. 1. Perempuan itu menemukannya di basemen

    timesofmalta.com
    timesofmalta.com

    Selama terjadinya listrik yang padam tersebut, keluarganya telah mencoba untuk membeli lampu emergency di sebuah toko, tapi toko tersebut malah tutup. Bingung mencari sumber penerangan, mereka mencari ke segala seluk beluk rumah hingga perempuan itu menemukan dinamit yang disangka sebagai lilin di basemen.

    Dia kemudian menghidupkan 'lilin' tersebut yang ternyata adalah seperempat batang dinamit. Dinamit itu meledak di tangannya. Ledakan itu cukup kuat hingga dapat merusakkan salah satu jendela di rumahnya.

  2. 2. Ledakan itu mengakibatkan luka parah

    michaelantonio.biz
    michaelantonio.biz

    Dilansir dari Fox News dan Breitbart.com , kepolisian mengatakan bahwa perempuan itu menderita luka parah. Wajahnya dan tangannya terluka, bahkan dia bisa kehilangan beberapa jarinya sebagai hasil dari luka tersebut.

    Seluruh anggota keluarga berada di dalam rumah saat peristiwa ledakan itu terjadi, tapi tidak ada anggota keluarga lain yang terluka.

  3. 3. Ada larangan menyimpan dinamit di Connecticut, tapi keluarga tersebut tidak akan dituntut

    registercitizen.com/Mats Andren/EyeEm
    registercitizen.com/Mats Andren/EyeEm

    Departemen Pemadam Kebakaran Bridgeport menelusuri rumah tersebut untuk mencari dinamit yang kemungkinan masih tertinggal. Dilaporkan bahwa dinamit tersebut adalah barang dari pemilik rumah sebelumnya. Kepolisian kemudian membuang barang-barang peledak dan dinamit yang ditemukan.

    Peraturan di Connecticut tidak membolehkan penduduknya untuk memiliki kembang api atau pun dinamit. Tapi keluarga tersebut tidak akan dituntut karena merupakan ketidaksengajaan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More