Jakarta, IDN Times - Dompet Dhuafa bersama Chiba Islamic Culture Center menggagas pembangunan Masjid Al Muttaqin di kawasan Matsudo, Prefektur Chiba, Jepang. Masjid tersebut dirancang tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat dakwah, pendidikan, dan pengembangan komunitas Muslim di Negeri Sakura yang jumlahnya terus bertambah.
Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan antara jajaran Dompet Dhuafa dan pendiri Chiba Islamic Culture Center, Sensei Kyoichiro Sugimoto, di Gedung Philanthropy, Jakarta Selatan pekan lalu. Pertemuan menjadi langkah awal menyatukan visi untuk menghadirkan Islamic Culture Center yang dapat menjadi pusat aktivitas umat Islam di Jepang.
Ketua Dewan Pengurus Dompet Dhuafa Ahmad Juwaini mengatakan pembangunan masjid tersebut membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mengingat fungsinya yang tidak hanya sebagai tempat ibadah tetapi juga sarana pendidikan dan penguatan syiar Islam.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat menantang. Dibutuhkan kolaborasi dan sinergi banyak pihak, termasuk individu-individu yang peduli untuk mendukung penyediaan sarana pendidikan Islam, kegiatan keagamaan, sarana ibadah, termasuk mengampanyekan budaya-budaya Islam kepada masyarakat di Jepang,” ujar Ahmad, dalam keterangan persnya, Jumat (3/7/2026).
Ia menambahkan kerja sama antara Dompet Dhuafa dan Chiba Islamic Culture Center diharapkan tidak berhenti pada pembangunan masjid semata, tetapi dapat berkembang ke berbagai program dakwah lainnya.
“Sebenarnya kita bisa melakukan banyak bentuk kerja sama selain pembangunan masjid. Minimal dalam konteks dakwah, kita bisa membuat beberapa kerja sama ke depan,” katanya.
