Jakarta, IDN Times - Ratusan warga Guatemala yang tinggal dilereng gunung berapi Fuego dievakuasi usai terjadi letusan besar yang menyemburkan lava dan kepulan abu pada Senin (3/8/2026). Erupsi ini mendorong badan penanggulangan bencana nasional, CONRED, mengeluarkan peringatan kewaspadaan tertinggi kedua di negara tersebut.
Hingga Selasa (4/8/2026), aliran lava mengalir menuruni gunung setinggi 3.763 meter tersebut, sementara abu vulkaniknya membumbung hingga 6 kilometer di atas langit. Gunung berapi paling aktif di Amerika Tengah ini terletak sekitar 40 kilometer di sebelah barat daya Guatemala City.
"Sejak pagi hari gunung itu sudah menunjukkan aktivitas. Pada malam harinya, peringatan dikeluarkan bahwa kami harus mengungsi," ujar seorang warga setempat bernama Alejandro Garcia. Ia menambahkan bahwa warga mengungsi atas inisiatif sendiri karena takut.
