Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Houthi Serang Lagi Istana Kepresidenan Yaman
potret logo milisi Houthi Yaman (commons.wikimedia.org/hstoops)
  • Houthi menembakkan dua rudal ke Istana Al-Maashiq di Aden pada 30 Oktober 2026; keamanan diperketat dan ambulans terlihat masuk, tanpa laporan korban jiwa.
  • Dua pekan sebelumnya, lima rudal Houthi menghantam istana yang menewaskan lima penjaga dan melukai 16 orang, sementara perdana menteri serta kabinet selamat.
  • Sebelum serangan di Aden, Houthi menyerang Riyadh dan Mekah tetapi rudal serta drone dicegat Saudi; konflik berlanjut dengan serangan Saudi di Taiz menewaskan 12 orang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Houthi kembali meluncurkan serangan ke Istana Al-Maashiq, istana kepresidenan Yaman, yang ada di Kota Aden. Berdasarkan keterangan polisi setempat, serangan tersebut dilakukan menggunakan dua rudal pada Jumat (30/10/2026).

Usai serangan terjadi, aparat keamanan Yaman langsung memperketat pengamanan di sekitar komplek istana. Menurut keterangan dua orang saksi kepada AFP, sejumlah ambulans juga terlihat masuk ke komplek istana usai serangan terjadi. Namun, belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam serangan tersebut. 

1. Houthi juga pernah menyerang istana kepresidenan Yaman dua pekan lalu

ilustrasi serangan (pexels.com/Edu Raw)

Sekitar dua pekan lalu, Houthi juga pernah melakukan serangan ke istana Al-Maashiq di Aden. Kala itu, ada lima rudal Houthi yang menghantam istana tersebut. Menurut keterangan Menteri Informasi Yaman, Moammar El-Aryani, serangan tersebut menewaskan 5 orang yang merupakan tentara penjaga istana, sedangkan 16 lainnya terluka.

Serangan Houthi ketika itu menghantam pos militer pasukan militer Arab Saudi yang bekerja sama dengan Pemerintah Yaman. El-Aryani menambahkan, saat serangan terjadi, Perdana Menteri Yaman, para menteri, dan sejumlah anggota kabinet lainnya sedang berada di dalam istana. Beruntungnya, mereka semua tidak terdampak serangan dan dalam keadaan baik-baik saja. 

2. Houthi menggempur Arab Saudi sebelum menyerang istana kepresidenan Yaman

potret sebuah jembatan di Kota Riyadh, Arab Saudi (pexels.com/Fahad Puthawala)

Beberapa jam sebelum melakukan serangan baru ke Istana Al-Maashiq, Houthi meluncurkan serangan ke Arab Saudi. Juru Bicara angkatan bersenjata Arab Saudi, Turki Al-Maliki, mengatakan, serangan tersebut menyasar Ibu Kota Riyadh dan Mekah. Namun, Al-Maliki mengatakan pihak berhasil menembak jatuh semua rudal yang ditembakkan Houthi sebelum mengenai sasaran. 

"Pasukan kami telah menghancurkan drone di Provinsi Riyadh serta rudal balistik yang diluncurkan oleh milisi Houthi teroris ke arah wilayah selatan. Sebuah drone yang diluncurkan oleh milisi Houthi ke wilayah Mekah juga telah dicegat dan dihancurkan," tulis Malki dalam sebuah unggahan di media sosial X, seperti dikutip The New Arab.

3. Houthi mengecam pernyataan Al-Maliki

Juru Bicara Houthi, Yahya Saree, sedang berpidato di atas mimbar. (commons.wikimedia.org/Wasfi Akab)

Pernyataan Al-Maliki tadi langsung dikecam oleh Houthi. Juru Bicara Houthi, Yahya Saree, mengatakan, itu merupakan “Pernyataan yang benar-benar keterlaluan”. Ia lantas berjanji akan melakukan serangan lanjutan ke Arab Saudi dalam waktu dekat ini.

Hingga saat ini, perang antara Houthi dengan Yaman dan Arab Saudi masih berlanjut. Sebab, milisi yang sudah masuk daftar organisasi teroris itu masih saling bertukar serangan dengan Sanaa dan Riyadh. Hal ini membuat perang yang kembali meletus sejak Juli lalu itu kian berlarut-larut. 

Pada Kamis (29/10/2026) lalu, militer Arab Saudi juga menyerang komplek perumahan di Provinsi Taiz, Yaman. Serangan itu menewaskan sekitar 12 orang dan melukai 3 lainnya. Serangan ini dilakukan untuk membasmi pasukan Houthi. Sebab, Houthi saat ini sudah menguasai sejumlah wilayah di Taiz. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article