Jakarta, IDN Times - Pemerintah Iran dikabarkan berencana melarang kapal dari Amerika Serikat (AS) dan Israel untuk berlayar atau sekadar transit di Selat Hormuz. Menurut laporan media Iran pada Kamis (6/8/2026), rencana itu akan diterapkan di bawah kesepakatan bersama antara Iran dan Oman soal pembukaan jalur kritis untuk pelayaran komersial yang ada di Selat Hormuz.
Dalam kesepakatan tersebut, kapal dari AS dan Israel akan dilarang untuk berlayar atau melintas di jalur kritis di Selat Hormuz. Hal ini merupakan balasan karena Washington dan Tel Aviv sudah menyerang Iran pada 28 Februari lalu. Padahal, Presiden AS, Donald Trump, sudah berharap kesepakatan Iran dan Oman soal Selat Hormuz akan menguntungkan Negeri Paman Sam.
