Jakarta, IDN Times - Presiden Kazakhstan, Kassym Jomart Tokayev, pada Sabtu (25/7/2026), mendesak Presiden Rusia, Vladimir Putin untuk membekukan perang di Ukraina. Ia meminta Rusia untuk memulai kembali negosiasi yang dimediasi oleh Turki.
Sebelumnya, Kazakhstan sudah mengurangi produksi minyak dalam sepekan terakhir. Penurunan produksi disebabkan oleh serangan drone di terminal Caspian Pipeline Consortium (CPC) milik Rusia di Laut Hitam.
