Jakarta, IDN Times - Korea Selatan (Korsel) telah menerima permintaan maaf dari Ukraina terkait pengungkapan pemindahan dua tawanan perang Korea Utara (Korut) ke Seoul. Namun, Menteri Luar Negeri Korsel Cho Hyun mengatakan permintaan maaf tersebut belum memenuhi harapan Seoul.
"Pesan yang saya terima dari Sybiha memuat permintaan maaf. Namun, ada perbedaan dari tingkat yang kami harapkan, sehingga kami bermaksud mengambil langkah tegas," kata Cho dalam audit parlemen pada Selasa (6/10/2026) sebagaimana dikutip Yonhap News Agency.
