Jakarta, IDN Times - Kualitas udara di seluruh wilayah Singapura memburuk hingga masuk ke rentang tidak sehat pada Selasa (15/9/2026) pagi waktu setempat. Peristiwa ini menjadi yang pertama kali sejak September 2019 saat seluruh lima wilayah di negara tersebut secara bersamaan mencatatkan indeks pencemaran di kategori tidak sehat.
Kondisi kabut asap tersebut dipicu oleh pergerakan asap kebakaran hutan dari Kalimantan dan Sumatra bagian selatan yang terbawa embusan angin. National Environment Agency (NEA) mencatat pemburukan mutu udara telah terjadi secara bertahap sejak awal pekan sebelum akhirnya menyelimuti seluruh kawasan pulau.
