Jakarta, IDN Times - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Amerika Serikat (AS) pada Senin (20/7/2026), menuding Kuba melanjutkan kampanye spionase di teritori negaranya. Washington menyebut Havana berusaha mempengaruhi dan menyebarkan ideologinya di berbagai universitas di AS.
Dalam 6 bulan terakhir, hubungan AS dan Kuba terus memanas. Sebab, Washington terus memperluas blokade dan sanksi yang menyebabkan negara Karibia itu mengalami krisis energi terburuk.
