Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pemimpin Tertinggi Iran Desak Ganti Rugi Atas Serangan AS-Israel
ilustrasi konflik AS-Israel dengan Iran (unsplash.com/Saifee Art)
  • Mojtaba Khamenei mendesak upaya serius memperjuangkan hak rakyat Iran serta pembayaran ganti rugi materiil dan nonmateriil atas kerusakan akibat serangan AS dan Israel.
  • Pertemuan dengan Kepala Kehakiman Gholamhossein Mohseni-Ejei juga membahas reformasi peradilan, perlindungan hak publik, percepatan penanganan perkara, penegakan putusan, dan pemberantasan korupsi.
  • Pertemuan tersebut menjadi keterlibatan resmi yang langka bagi Mojtaba Khamenei, yang belum tampil langsung di publik sejak diangkat menggantikan ayahnya pada Maret.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Lembaga kehakiman dan situs resmi Pemimpin Tertinggi Iran pada Sabtu (24/10/2026) mengumumkan pertemuan antara Mojtaba Khamenei dan Kepala Kehakiman Gholamhossein Mohseni-Ejei. Dalam pertemuan tersebut, dia menekankan perlunya upaya serius untuk memperjuangkan hak-hak rakyat Iran dan memastikan pembayaran ganti rugi atas kerusakan akibat serangan Amerika Serikat dan Israel.

Pernyataan resmi di situs sang pemimpin menyebutkan bahwa agenda ini membahas pemulihan kerugian materiil serta nonmateriil dari serangan tersebut. Selain itu, pembicaraan ini mencakup agenda penegakan keadilan, pemberantasan korupsi, serta perombakan menyeluruh pada aparatur peradilan Iran.

1. Pembahasan ganti rugi kerusakan akibat serangan gabungan

Kapal militer AS di Selat Hormuz (Official U.S. Navy Page from United States, Public Domain, via Wikimedia Commons)

Pertemuan kedua tokoh membahas perlunya penyusunan rencana untuk memulihkan hak-hak rakyat Iran. Dilansir Xinhua, sang pemimpin menuntut kompensasi atas kerugian materiil dan nonmateriil akibat kejahatan yang dilakukan oleh pihak Amerika Serikat dan Israel. Masalah ini menjadi salah satu pokok bahasan utama dalam pernyataan yang dirilis di situs resminya.

Pada 28 Februari, Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan gabungan ke Teheran serta sejumlah kota lain di Iran. Pihak Iran membalas dengan gelombang serangan rudal dan pesawat nirawak terhadap pangkalan serta aset Amerika Serikat dan Israel di kawasan. Selain serangan balasan tersebut, Iran juga memperketat kendali di Selat Hormuz.

2. Reformasi aparatur peradilan dan pemberantasan korupsi

ilustrasi korupsi (pexels.com/cottonbro studio)

Pertemuan tersebut menyoroti upaya menghadirkan transformasi yang komprehensif dan nyata dalam aparatur peradilan negara. Poin yang dibahas meliputi penegakan keadilan, perlindungan hak-hak publik, dan pemberantasan korupsi hingga ke akar masalahnya. Selain itu, ditekankan pula pentingnya penanganan perkara secara tepat, cepat, dan tegas, serta penegakan putusan secara tepat waktu dan memberikan efek jera.

Situs Mizan Online milik lembaga kehakiman melaporkan bahwa pembicaraan itu mencakup langkah "mengamankan hak-hak publik, dan secara efektif memerangi korupsi dan hambatannya". Media tersebut juga mencatat adanya pembahasan mengenai "mengejar pemulihan hak dan kompensasi atas kerugian materiil dan moral yang timbul dari kejahatan penjahat Amerika-Zionis".

3. Keterlibatan resmi Mojtaba Khamenei tanpa kemunculan publik

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei (Tasnim News Agency, CC BY 4.0, via Wikimedia Commons)

Dikutip dari Arab News, pertemuan ini menjadi keterlibatan publik yang langka bagi Mojtaba Khamenei sejak diangkat menjadi pemimpin tertinggi. Dia dipilih pada Maret untuk menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel di Teheran tengah bersama para komandan militer senior pada awal perang Timur Tengah. Mojtaba sendiri dilaporkan mengalami luka dalam serangan yang sama.

Hingga saat ini, Mojtaba belum pernah tampil secara langsung di hadapan publik dan hanya berkomunikasi melalui pesan tertulis. Beberapa dari pesan tersebut dipublikasikan dalam bentuk tulisan tangan yang diatribusikan kepadanya tanpa pernah disertai rilis rekaman video. Waktu dan lokasi pasti pertemuannya dengan Mohseni-Ejei juga tidak diungkapkan kepada publik.

4. Pertemuan tertutup dengan sejumlah pejabat tinggi Iran

Mohammad Bagher Ghlibaf (Duma.gov.ru, CC BY 4.0, via Wikimedia Commons)

Pada awal pekan ini, negosiator utama Iran Mohammad Bagher Ghalibaf juga dilaporkan telah bertemu dengan sang pemimpin tertinggi. Pertemuan tersebut digelar untuk membahas perkembangan terbaru seputar perang.

Presiden Masoud Pezeshkian juga dilaporkan telah bertemu Mojtaba Khamenei pada Mei, yang menjadi salah satu pertemuan awal yang dilaporkan secara terbuka. Setelah itu, Ali Abdollahi yang saat itu menjabat kepala pusat komando Khatam Al-Anbiya pengawas operasi militer Iran turut mengadakan pertemuan dengannya. Abdollahi kemudian diangkat menjadi kepala staf angkatan bersenjata Iran dengan tetap mempertahankan jabatan komando sebelumnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article