Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ukraina Gandeng Finlandia Kembangkan Sistem Komunikasi Satelit Sendiri

2 min read
Ukraina Gandeng Finlandia Kembangkan Sistem Komunikasi Satelit Sendiri
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy. (president.gov.ua)
  • Kementerian Pertahanan Ukraina menyetujui kerja sama dengan ICEYE dan Nokia untuk membangun sistem komunikasi satelit sendiri sebagai alternatif Starlink.
  • Kerja sama ini muncul setelah Ukraina memprotes pembatasan akses Starshield oleh SpaceX, yang dinilai mengurangi kemampuan pertahanan menghadapi serangan udara Rusia.
  • ICEYE dan Nokia menekankan pentingnya konektivitas aman saat gangguan darat, sementara Finlandia memperkuat dukungannya melalui kunjungan PM Petteri Orpo dan bantuan 3,6 miliar euro.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kementerian Pertahanan Ukraina, pada Jumat (23/10/2026), menyetujui kerja sama dengan dua perusahaan Finlandia, ICEYE dan Nokia untuk membangun sistem komunikasi satelit tersendiri. Langkah ini penting sebagai alternatif sistem komunikasi satelit Starlink. 

Sepekan terakhir, Ukraina sudah memprotes SpaceX terkait dengan pembatasan akses Starlink khusus militer, Starshield. Sebab, pembatasan Starlink ini mengakibatkan kurangnya kapabilitas pertahanan Ukraina menghalau serangan udara Rusia. 

  1. 1. ICEYE dan Nokia menyatakan dukungan kepada Ukraina

    ilustrasi bendera Finlandia
    ilustrasi bendera Finlandia (pexels.com/margo-evardson)

    Pendiri ICEYE, Rafal Modrzewski mengatakan bahwa Ukraina sangat membutuhkan keamanan. Maka dari itu, sistem komunikasi satelit yang dapat dikontrol sepenuhnya sangat dibutuhkan oleh Ukraina. 

    “ICEYE dengan bangga mendukung Ukraina sejak 2022. Kami akan tetap berkomitmen untuk melanjutkan dukungan kepada Ukraina hingga hari ini,” ungkapnya, dikutip dari TVP World.

    Sementara itu, Kepala Relasi dan Geopolitik Nokia, Mikko Hautala mengatakan jaringan satelit adalah bagian penting dari keamanan sistem komunikasi. Menurutnya, penting untuk melindungi konektivitas ketika ada gangguan di darat. 

  2. 2. Solusi Eropa untuk gantikan teknologi Starlink

    ilustrasi Starlink
    ilustrasi Starlink (unsplash.com/maria_shalabaieva)

    ICEYE dikenal sebagai perusahaan dengan perkembangan pesat setelah didirikan pada 2014. Perusahaan yang berbasis di Otaniemi, Espoo ini sudah mengoperasikan sekitar 80 satelit untuk mengirimkan citra satelit Synthetic Aperture Radar (SAR). 

    Dilansir YLE, awalnya, ICEYE berfokus pada pemetaan bencana alam dan perubahan iklim secara real time. Kini, perusahaan tersebut lebih memfokuskan pada keamanan dan sudah beroperasi di sekitar sepuluh negara. 

    Peneliti di VTT Technical Research Centre of Finland, Marko Hoyhtya mengatakan bahwa layanan ini diperkirakan akan terbatas dibanding Starlink. Namun, pengembangan ini tentu akan menjadi solusi bagi Eropa untuk menggantikan Starlink. 

  3. 3. PM Finlandia mengadakan kunjungan ke Ukraina

    ilustrasi bendera Finlandia
    ilustrasi bendera Finlandia (pixabay.com/hietaparta)

    Pada Kamis (22/10/2026), Perdana Menteri (PM) Finlandia, Petteri Orpo sudah mengadakan kunjungan ke ibu kota Ukraina, Kiev. Kedatangannya untuk menunjukkan dukungan Finlandia kepada Ukraina di tengah serangan Rusia. 

    Orpo terakhir kali berkunjung ke Ukraina pada Mei 2025 dan Agustus 2023. Sejauh ini, Finlandia sudah memberikan bantuan ke Ukraina mencapai 3,6 miliar euro (Rp72,95 triliun) dalam bentuk material pertahanan dan masuk salah satu pendukung utama Ukraina. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More