Pemukim Israel Bikin Ulah, Tembak Pemuda Palestina dan Tahan 12 Petani

https://english.wafa.ps/Pages/Details/175397
https://english.wafa.ps/Pages/Details/175394
Jakarta, IDN Times - Seorang pemuda Palestina berusia 19 tahun, Bahaa Sami Amin Nathsheh, tewas ditembak pemukim Israel di Kobar, utara Ramallah, Tepi Barat, pada Jumat (2/10/2026). Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan Nathsheh meninggal akibat luka kritis seusai ditembak.
Pada hari yang sama, pemukim dan tentara Israel juga menyerang para petani Palestina saat memanen zaitun serta menahan sedikitnya 12 warga dalam penggerebekan di sejumlah wilayah Tepi Barat.
1. Pemuda Palestina tewas ditembak pemukim Israel
potret Desa Kobar, Kegubernuran Ramallah dan al-Bireh, Tepi Barat Palestina (commons.wikimedia.org/יעקב) WAFA News Agency melaporkan bahwa pada Jumat malam, para pemukim Israel yang berada di Kobar, utara Ramallah, Tepi Barat melepaskan tembakan ke arah sejumlah warga Palestina. Nathsheh yang berasal dari Kafr ‘Aqab dekat Yerusalem lantas dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat yang dideritanya.
Setibanya pasukan pendudukan Israel di lokasi kejadian, mereka mencegah petugas medis Palestina memberikan perawatan kepada seorang warga yang terluka sebagaimana dikonfirmasi Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS).
2. Petani Palestina diserang saat panen zaitun

potret petani Palestina memanen zaitun pada 2014 (commons.wikimedia.org/بدارين) Dilansir Anadolu Agency, seorang petani Palestina berusia 46 tahun dipukuli pasukan pendudukan Israel di Beita, selatan Nablus, saat penggerebekan di perkebunan zaitun pada Jumat. Saksi mengatakan bahwa pasukan juga menembakkan granat kejut dan gas air mata ke arah petani di Jabal al-Arma hingga mereka meninggalkan lokasi.
"Panen zaitun, yang secara tradisional merupakan sumber pendapatan penting bagi keluarga-keluarga Palestina, telah menjadi musim yang berbahaya karena serangan penjajah dan pembatasan akses ke lahan pertanian," tutur seorang petani, Ismail Abu al-Sheikh, kepada Anadolu.
"Dulu kami merayakan datangnya musim ini dan menantikannya dengan penuh semangat. Kini, kami mengkhawatirkan keselamatan nyawa kami serta nyawa keluarga dan anak-anak kami," lanjutnya.
Petani lainnya, Saqr al-Jabali, memperkirakan produksi minyak zaitun tahun ini dapat merosot sekitar 20 persen karena petani berulang kali dicegah mencapai lahan mereka.
Insiden serupa dilaporkan di Kota Az-Zawiya, sebelah barat Kegubernuran Salfit. Dilansir WAFA, para pemukim Israel menyerang seorang warga Palestina saat ia sedang memanen zaitun dengan menyemprotkan cairan merica ke wajahnya hingga menyebabkan sesak napas.
Pemukim bersama pasukan Israel juga mencegah para petani memanen zaitun di wilayah barat Kota Deir Istiya serta memaksa petani lain meninggalkan lahan mereka di Farkha dan Haris.
Komisi Perlawanan Kolonisasi dan Tembok Palestina mengatakan lebih dari 45.000 pohon ditebang atau rusak di seluruh Tepi Barat pada paruh pertama tahun 2026, termasuk lebih dari 26.000 pohon zaitun. Kegubernuran Nablus juga mencatat 900 serangan selama periode tersebut, terbanyak di antara kegubernuran di Tepi Barat.
3. Sebanyak 12 warga Palestina di Tepi Barat ditahan

potret tentara Israel yang beroperasi di Tepi Barat pada 2023 (commons.wikimedia.org/IDF Spokesperson's Unit) Data Kantor Media Tahanan Palestina yang dikutip Anadolu Agency menyebut tentara Israel menangkap enam warga Palestina dalam penggerebekan di sejumlah wilayah Tepi Barat. Tiga orang ditangkap di Burqa, barat laut Nablus, setelah pasukan menggeledah beberapa rumah dan merusak isinya. Tiga lainnya masing-masing ditangkap di Kota Zababdeh, Kegubernuran Qalqilya, dan Kegubernuran Hebron.
Secara terpisah, WAFA News Agency melaporkan enam warga Palestina lainnya ditahan di wilayah Yerusalem dan Tubas pada Jumat malam oleh pasukan pendudukan Israel. Dua warga ditahan di Al-Eizariya, dua lainnya dihentikan dan ditahan di pos pemeriksaan Jaba’, sementara dua lainnya ditahan setelah dipanggil untuk menjalani interogasi di kamp militer Salem.
Komisi Perlawanan Kolonisasi dan Tembok Palestina menyatakan bahwa pasukan Israel dan para pemukim melakukan 2.051 serangan terhadap warga Palestina di seluruh wilayah Tepi Barat yang diduduki selama bulan September.
Menurut komisi tersebut, sebanyak 1.404 serangan dilakukan oleh tentara Israel dan 647 serangan dilakukan oleh para pemukim. Kegubernuran Ramallah dan al-Bireh mencatat jumlah tertinggi dengan 506 serangan, diikuti oleh Nablus (342), Hebron (272), Jenin (202), Bethlehem (187), Tulkarem (152), dan Yerusalem (149).
Serangan-serangan tersebut meliputi tindakan kekerasan terhadap warga Palestina, perusakan properti dan tanaman, pembatasan akses ke lahan, serta penghancuran rumah dan bangunan pertanian.


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




















.jpg)
