Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Penangkapan Maduro Jadi Celah Zelensky Menyentil Putin

Penangkapan Maduro Jadi Celah Zelensky Menyentil Putin
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Volodymyr Zelenskyy, dalam pertemuan bilateral yang digelar di Hotel InterContinental New York Barclay, New York City, pada 25 September 2019. (The White House from Washington, DC, Public Domain, via Wikimedia Commons)
Intinya sih...
  • Operasi AS menangkap Maduro di Caracas
  • Rusia mendesak pembebasan Maduro
  • Trump menilai oposisi Venezuela
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Tak lama setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Sabtu (3/1/2026), Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyampaikan reaksi bernada sindiran yang diarahkan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin. Pernyataan itu disampaikan Zelensky saat konferensi pers ketika menanggapi pertanyaan mengenai langkah Washington tersebut.

“Apa yang bisa saya katakan di sini? Jika ini bisa dilakukan terhadap diktator, seperti itu, maka AS tahu apa yang harus mereka lakukan selanjutnya,” kata Zelenskyy, dikutip dari NDTV.

Ucapan tersebut dipahami sebagai sindiran agar Trump mengambil langkah serupa terhadap Putin. Pernyataan itu muncul di tengah berlanjutnya serangan Rusia ke Ukraina, tiga tahun setelah invasi dilancarkan.

1. Operasi AS menangkap Maduro di Caracas

Penangkapan Maduro Jadi Celah Zelensky Menyentil Putin
ilustrasi militer (pexels.com/Somchai Komkamsri)

Maduro ditangkap bersama istrinya, Cilia Flores, di Caracas sebelum keduanya diterbangkan keluar Venezuela melalui operasi gabungan yang melibatkan badan intelijen dan aparat penegak hukum AS. Penangkapan dilakukan dari kediaman pribadi mereka, sebelum pasangan itu tiba di New York City untuk menghadapi dakwaan narco-terorisme federal.

Trump menyatakan bahwa Maduro dan Flores didakwa atas dugaan perdagangan narkoba serta konspirasi narcoterorisme di Distrik Selatan New York. Ia menegaskan pasangan tersebut akan menjalani proses hukum di AS.

Pihak AS kemudian merilis video yang memperlihatkan Maduro diborgol saat menjalani perp-walk menuju tahanan. Setelah itu, ia dipindahkan ke Metropolitan Detention Center (MDC) di New York City. Fasilitas MDC dikenal memiliki kondisi buruk, dengan persoalan kebersihan serius, kekurangan petugas, kekerasan antarpenghuni, serta pemadaman listrik yang kerap terjadi.

2. Rusia mendesak pembebasan Maduro

Penangkapan Maduro Jadi Celah Zelensky Menyentil Putin
ilustrasi bendera Rusia (unsplash.com/Egor Filin)

Kementerian Luar Negeri Rusia meminta AS segera membebaskan Maduro beserta istrinya dengan menyebut keduanya sebagai pemimpin yang terpilih secara sah. Moskow juga menyerukan agar persoalan antara kedua negara diselesaikan melalui dialog.

“Menyusul laporan yang dikonfirmasi tentang Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan pasangannya berada di Amerika Serikat, kami sangat mendesak kepemimpinan AS untuk mempertimbangkan kembali posisi mereka dan membebaskan presiden yang terpilih secara sah dari negara berdaulat beserta pasangannya,” tulis kementrian itu lewat X, dikutip dari New York Post.

Rusia termasuk di antara sejumlah negara yang menuntut pemerintahan Trump membebaskan Maduro dan Flores setelah operasi penangkapan tersebut berlangsung.

3. Trump menilai oposisi Venezuela

Penangkapan Maduro Jadi Celah Zelensky Menyentil Putin
Bendera Venezuela (pexels.com/Altamart)

Di sisi lain, Trump menyatakan dirinya tak mempercayai Maria Corina Machado, eks Wakil Majelis Nasional Venezuela. Ia justru mengaku lebih memilih bekerja sama dengan Delcy Rodriguez yang dikenal sebagai loyalis Maduro.

Machado sebelumnya mendesak agar Edmundo Gonzalez Urrutia segera dilantik sebagai presiden. Mayoritas pemerintahan Barat memandang Gonzalez sebagai pemenang sah pemilu presiden Venezuela 2024 yang digelar di tengah kontroversi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Ernia Karina
Delvia Y Oktaviani
Ernia Karina
EditorErnia Karina
Follow Us

Latest in News

See More

Dasco Respons Polemik Pemilihan Kepala Daerah Melalui DPRD

06 Jan 2026, 14:12 WIBNews