Jakarta, IDN Times - Jumlah warga negara Jepang turun di bawah angka 120 juta jiwa untuk pertama kalinya dalam 42 tahun. Berdasarkan data resmi Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi yang dirilis pada Rabu (29/7/2026), populasi warga lokal tercatat berada di angka 119.736.483 jiwa per 1 Januari 2026. Penurunan drastis ini menggarisbawahi krisis demografis berkepanjangan yang dihadapi oleh perekonomian terbesar keempat di dunia tersebut.
Secara statistik, jumlah penduduk lokal mengalami penyusutan sebanyak 916.744 jiwa atau 0,76 persen, dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menjadi penurunan terbesar dan terparah sejak pencatatan data sebanding dimulai pada 1968. Tren negatif ini menandai penurunan populasi warga negara Jepang selama 17 tahun berturut-turut sejak mencapai titik puncaknya pada 2009 yang melampaui 127,07 juta jiwa, dilansir NHK News.
