Jakarta, IDN Times - Tingkat kepuasan publik terhadap kabinet Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, merosot ke bawah 50 persen, mencatatkan angka terendah sejak ia mulai memimpin pada Oktober 2025. Berdasarkan hasil jajak pendapat nasional pada 17 hingga 18 Oktober 2026, angka dukungan bagi kepemimpinan Takaichi kini berada di posisi 49,1 persen.
Penurunan tajam ini dipicu oleh kekecewaan warga terhadap lambatnya respons pemerintah dalam menangani kontroversi mantan Menteri Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, Kazuo Yana. Masalah etik yang berujung pada pengunduran diri menteri tersebut menjadi pukulan politik besar pertama bagi kabinet Takaichi menjelang satu tahun masa jabatannya.
