Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri (PM) Portugal, Luis Montenegro, pada Rabu (5/8/2026), mengkritik kebijakan imigrasi Spanyol dalam menanggapi krisis Ceuta. Menurutnya, fenomena tersebut bisa terjadi karena kurangnya regulasi untuk menanggulangi krisis migrasi.
Sebelumnya, Portugal sudah meningkatkan penjagaan di perbatasan selatan dan patroli di Laut Algarve imbas krisis migrasi Ceuta. Namun, Lisbon menolak menangguhkan perjanjian Schengen dengan Madrid.
