Jakarta, IDN Times - Rusia dilaporkan menawarkan pertukaran ribuan tawanan perang Ukraina dengan dua tentara Korea Utara (Korut), yang ditangkap oleh pasukan Kiev. Informasi ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha dalam pertemuan tertutup di Institut Studi Kebijakan Asan di Seoul, Korea Selatan (Korsel) pada 29 Juni 2026 saat kunjungannya ke Korsel, menurut sumber diplomatik pada Kamis (2/7/2026).
Sybiha mengatakan Moskow mengusulkan agar dua tentara Korut dipulangkan ke Pyongyang sebagai imbalan atas pembebasan ribuan warga Ukraina yang saat ini ditahan Rusia. Meski demikian, sejumlah sumber diplomatik meragukan Kremlin benar-benar akan menawarkan pertukaran dalam skala sebesar itu.
