Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Serangan Drone Ukraina Hantam Kilang Minyak Rusia, 13 Orang Tewas
Kepulan asap dari kebakaran kilang minyak Moskow pada Juni 2026. (Rotafinus, CC0, via Wikimedia Commons)
  • Serangan drone Ukraina di Nizhnekamsk, Tatarstan, menewaskan sedikitnya 13 orang dan melukai 75 lainnya, sekaligus menghantam kilang Taneco serta fasilitas sipil dan industri.
  • Ukraina menyatakan serangan itu bagian dari kampanye melemahkan potensi militer dan ekonomi Rusia, termasuk industri ekspor minyak, agar Moskow makin sulit mendanai perang.
  • Rusia membuka penyelidikan pidana dan menyebut serangan itu terorisme; tujuh korban tewas dilaporkan warga Uzbekistan, di tengah peningkatan serangan udara timbal balik yang merusak infrastruktur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times Serangan drone Ukraina menewaskan sedikitnya 13 orang dan melukai 75 lainnya di Nizhnekamsk, wilayah Tatarstan, Rusia, pada Senin (10/8/2026). Serangan tersebut menjadi yang paling mematikan yang menghantam negara tersebut dalam lebih dari dua tahun terakhir.

Nizhnekamsk terletak lebih dari 800 kilometer di sebelah timur Moskow. Kota itu menjadi lokasi kilang minyak Taneco, salah satu fasilitas pengolahan minyak terbesar dan berteknologi maju di Rusia, yang telah menjadi target serangan angkatan bersenjata Ukraina. Rekaman yang beredar di internet memperlihatkan kepulan asap yang membubung dari kilang tersebut.

Penyelidik Rusia mengatakan serangan tersebut turut menghantam fasilitas sipil dan industri di kota tersebut. Kepala wilayah Tatarstan, Rustam Minnikhanov, mengatakan bahwa sebuah drone Ukraina menghantam sebuah asrama dan menewaskan sembilan orang. Dia juga mengunggah foto yang menunjukkan bangunan tersebut mengalami kerusakan parah, dikutip dari The Guardian.

1. Ukraina ingin melemahkan kemampuan Rusia untuk mendanai perang

bendera Rusia (pexels.com/Сергей Велов)

Staf Umum Ukraina mengatakan bahwa serangan di Nizhnekamsk merupakan bagian dari kampanye untuk mengurangi potensi militer Rusia sebagai agresor. Tujuan jangka panjang Kiev adalah menekan perekonomian Moskow secara perlahan agar negara tersebut semakin kesulitan mendanai perang.

Dilansir CNN, serangan Kiev sebelumnya juga menyasar sejumlah gudang milik Wildberries, sebuah perusahaan yang disebut sebagai padanan Amazon di Rusia. Ukraina juga melancarkan serangan terhadap kapal tanker minyak di Laut Azov dan Laut Hitam.

Kilang Taneco yang menjadi target serangan di Nizhnekamsk pada Senin juga memiliki fasilitas yang memproduksi karet dan produk petrokimia. Wilayah tersebut sebelumnya telah menjadi sasaran serangan Ukraina pada Juni lalu.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, pada Minggu mengatakan bahwa sanksi jangka panjang terhadap Kremlin dan mesin perangnya akan terus berlanjut. Dalam beberapa bulan terakhir, drone Kiev telah mengganggu industri ekspor minyak Rusia, termasuk serangan terhadap kilang minyak di Siberia yang berjarak sekitar 1.500 mil dari garis depan.

2. Zelenskyy sebut kampanye pengeboman Kiev sepenuhnya dibenarkan

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy. (Presidential Communications Office, Public domain, via Wikimedia Commons)

Zelenskyy menyebut kampanye pengeboman jarak jauh Ukraina terhadap Rusia sebagai tindakan yang sepenuhnya dapat dibenarkan. Dia mengatakan bahwa setiap serangan Moskow terhadap kota-kota di negaranya akan dibalas. Zelenskyy mengungkapkan bahwa konflik antara kedua negara masih berlanjut karena Kremlin tidak bersedia mengakhirinya.

Ukraina mengatakan pihaknya mampu menghancurkan sistem pertahanan udara Moskow lebih cepat daripada kemampuan negara rivalnya tersebut untuk menggantinya. Menurutnya, kondisi tersebut menciptakan koridor udara yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan serangan lebih jauh ke wilayah Rusia.

Kiev pada malam sebelumnya menyerang depot peralatan dan unit perbaikan di wilayah Donetsk dan Luhansk yang diduduki Rusia. Sementara itu, otoritas lokal yang ditunjuk Moskow mengatakan wilayah Zaporizhzhia di tenggara Ukraina sebagian besar mengalami pemadaman listrik pada Senin setelah serangan Kiev menghancurkan sejumlah fasilitas listrik utama.

3. Moskow luncurkan penyelidikan pidana atas serangan Kiev

ilustrasi bendera Rusia (unsplash.com/Egor Filin)

Juru Bicara Komite Investigasi Rusia, Svetlana Petrenko, mengatakan seorang anak termasuk di antara korban tewas dalam serangan Ukraina pada Senin. Dia menuduh Kiev menyerang fasilitas industri dan warga sipil yang tidak memiliki kaitan dengan militer Moskow.

Sementara itu, Konsulat Uzbekistan di Kazan mengatakan sedikitnya tujuh dari 13 orang yang tewas merupakan warga negaranya. Diperkirakan sekitar dua hingga tiga juta warga negara Asia Tengah itu bekerja di Rusia. Moskow telah membuka penyelidikan pidana atas serangan Ukraina dan menyebutnya sebagai serangan teroris, dilaporkan oleh Al Jazeera.

Serangan Kiev terjadi ketika Rusia dan Ukraina semakin meningkatkan serangan udara satu sama lain. Lebih banyak drone dan rudal disebut berhasil menembus sistem pertahanan udara kedua pihak yang semakin melemah. Kondisi tersebut meningkatkan jumlah korban sipil sekaligus menyebabkan lebih banyak infrastruktur penting mengalami kerusakan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article