Jakarta, IDN Times - Wakil Tetap Suriah untuk PBB, Ibrahim Olabi, memperingatkan bahwa agresi Israel menjadi ancaman bagi stabilitas Timur Tengah, bukan hanya Suriah. Olabi merujuk pada pernyataan darurat dari 44 negara yang mengecam kunjungan pemimpin Tel Aviv ke Gunung Hermon sebagai tindakan ilegal dan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional.
Pada Kamis (17/9/2026), Olabi mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB (DK PBB) bahwa Suriah telah memilih jalur dialog dan mediasi untuk mencegah eskalasi lebih lanjut di kawasan. Namun, Israel justru merespons dengan serangan dan penerobosan wilayah, dilansir Arab News.
Olabi menegaskan bahwa upaya mencapai penyelesaian diplomatik tidak berarti Damaskus akan menerima pendudukan atau melepaskan hak-hak warga negaranya. Suriah, Israel, dan Turki saling melontarkan tuduhan terkait pihak yang berhak memiliki kehadiran militer di negara tersebut dalam pertemuan DK PBB pada Kamis.
