Jakarta, IDN Times – Pemerintah Prancis menyiapkan perubahan besar dalam sistem penerimaan mahasiswa baru sekaligus menambah kapasitas pendidikan tinggi untuk merespons gelombang demonstrasi yang berlangsung selama berminggu-minggu. Dilansir Times of India, Menteri Pendidikan Tinggi Philippe Baptiste mengumumkan bahwa platform Parcoursup akan mengalami perubahan untuk seleksi mahasiswa 2027 sebelum diganti sepenuhnya pada 2028.
Presiden Emmanuel Macron pada Senin (26/10/2026) meminta jajarannya segera menangani persoalan yang memicu unjuk rasa dan memenuhi tuntutan para pelajar. Desakan tersebut muncul di tengah lonjakan pendaftar Parcoursup yang mencapai rekor 1,05 juta orang pada tahun ini, sehingga sistem seleksi yang berlaku dinilai tak lagi memadai.
