Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Thailand Ajak Indonesia dan ASEAN Gencar Berantas Online Scam
Perdana Perdana Menteri (PM) Thailand, Anutin Charnvirakul, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026). (Youtube.com/Sekretariat Presiden)
  • PM Thailand Anutin Charnvirakul mengajak Indonesia memperkuat kerja sama melawan penipuan daring, perdagangan orang, dan narkotika dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto.
  • Thailand telah bekerja sama menangani online scam yang melibatkan WNI dan memfasilitasi pemulangan lebih dari seribu korban dari pusat penipuan di perbatasannya sejak tahun lalu.
  • Anutin mengusulkan penguatan penegakan hukum, pertukaran intelijen, kapasitas aparat, serta kerja sama ASEAN; Thailand juga siap berkolaborasi memberantas perdagangan satwa liar lintas negara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
sejak tahun lalu

Thailand memfasilitasi pemulangan lebih dari seribu WNI yang menjadi korban pusat penipuan daring di kawasan perbatasan Thailand.

3 Agustus 2026

PM Thailand Anutin Charnvirakul bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta. Anutin mengajak Indonesia memperkuat kerja sama memberantas penipuan daring, perdagangan orang, dan narkotika serta mendorong kerja sama ASEAN.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Thailand mengajak Indonesia memperkuat pemberantasan penipuan daring, perdagangan orang, peredaran narkotika, dan perdagangan satwa liar lintas negara melalui kerja sama bilateral serta ASEAN.
  • Who?
    Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul menyampaikan ajakan kepada Presiden Prabowo Subianto. Indonesia, Thailand, aparat penegak hukum, serta ASEAN menjadi bagian dari kerja sama yang diusulkan.
  • Where?
    Pertemuan bilateral berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta. Kerja sama yang diusulkan mencakup Indonesia, Thailand, kawasan ASEAN, serta wilayah perbatasan Thailand yang terkait pusat penipuan daring.
  • When?
    Ajakan disampaikan pada Senin, 3 Agustus 2026. Sejak tahun lalu, Thailand telah memfasilitasi pemulangan lebih dari seribu WNI korban pusat penipuan daring.
  • Why?
    Indonesia dan Thailand menghadapi ancaman kejahatan transnasional yang semakin kompleks, terutama penipuan daring. Anutin menilai penguatan koordinasi kawasan diperlukan agar penanganannya lebih efektif.
  • How?
    Thailand mengusulkan pendalaman kerja sama penegakan hukum, pertukaran intelijen, dan peningkatan kapasitas aparat, serta mendorong kerja sama regional ASEAN yang lebih kuat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
PM Thailand Anutin bertemu Presiden Prabowo di Jakarta. Ia mengajak Indonesia dan negara ASEAN melawan penipuan di internet, jual beli orang, narkoba, dan jual beli satwa liar. Thailand sudah membantu lebih dari seribu orang Indonesia pulang dari tempat penipuan. Sekarang mereka mau lebih sering berbagi informasi dan bekerja sama.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pertemuan bilateral ini menampilkan ruang kerja sama yang semakin nyata antara Indonesia dan Thailand: pengalaman pemulangan lebih dari seribu WNI korban penipuan daring menjadi pijakan untuk memperdalam penegakan hukum, pertukaran intelijen, dan peningkatan kapasitas. Dorongan membawa agenda tersebut ke ASEAN juga mencerminkan perhatian bersama terhadap perlindungan warga dan penanganan ancaman lintas negara secara terkoordinasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri (PM) Thailand, Anutin Charnvirakul, mengajak Indonesia memperkuat kerja sama dalam memberantas kejahatan lintas negara, terutama penipuan daring (online scam), perdagangan orang, dan peredaran narkotika.

Ajakan tersebut disampaikan Anutin saat melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (3/8/2026). Menurut dia, kedua negara perlu memperdalam kolaborasi penegakan hukum, pertukaran intelijen, hingga peningkatan kapasitas untuk menghadapi ancaman kejahatan transnasional yang semakin kompleks.

Anutin mengatakan, Thailand telah bekerja sama dengan Indonesia dalam menangani kasus-kasus online scam yang melibatkan warga negara Indonesia.

Dia mengatakan, sejak tahun lalu Thailand telah memfasilitasi pemulangan lebih dari seribu warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban pusat-pusat penipuan daring di kawasan perbatasan Thailand.

Karena itu, Anutin mengusulkan agar kedua negara meningkatkan kerja sama dalam penegakan hukum, pertukaran intelijen, dan penguatan kapasitas aparat.

“Saya mengusulkan agar kita memperdalam kerja sama di bidang penegakan hukum, intelijen, dan peningkatan kapasitas dalam masalah ini,” kata dia.

Menurut Anutin, kerja sama tersebut juga perlu diperluas di tingkat kawasan melalui ASEAN agar penanganan kejahatan lintas negara dapat dilakukan secara lebih efektif.

“Thailand dan Indonesia harus mendorong kerja sama regional yang lebih kuat di ASEAN untuk mengatasi penipuan daring,” ujar dia.

Selain online scam, kata Anutin, Thailand juga siap meningkatkan kerja sama dengan Indonesia dalam pemberantasan perdagangan satwa liar lintas negara. Dalam pertemuan tersebut, Anutin turut menekankan pentingnya Indonesia dan Thailand terus memperkuat koordinasi dalam berbagai isu keamanan kawasan sebagai bagian dari kemitraan strategis kedua negara.

Curated For You

Editorial Team

Related Article