Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Nigeria Musnahkan 2.819 Senjata Ilegal untuk Tekan Kejahatan

Nigeria Musnahkan 2.819 Senjata Ilegal untuk Tekan Kejahatan
Ilustrasi pistol (unsplash.com/Thomas Tucker)
Intinya Sih
  • Pemerintah Nigeria memusnahkan 2.819 senjata ilegal melalui pembakaran dan peleburan di Markas Militer Muhammadu Buhari, Abuja, untuk menekan kejahatan bersenjata.
  • Sejak NCCSALW berdiri pada 2021, lebih dari 21 ribu senjata ilegal telah disita; pemusnahan terbaru membuat total senjata yang dihancurkan permanen mencapai sekitar 19 ribu unit.
  • Pemusnahan terbuka dilakukan demi transparansi dan mencegah senjata sitaan kembali beredar, seiring penguatan intelijen, pengamanan perbatasan, serta kerja sama penegak hukum.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Nigeria memusnahkan 2.819 senjata api ilegal di Abuja, pada Kamis (30/7/2026). Langkah ini dilakukan untuk menekan tingkat kejahatan bersenjata sekaligus mencegah senjata sitaan kembali beredar di masyarakat.

Proses pemusnahan digelar secara terbuka oleh Pusat Nasional Pengendalian Senjata Kecil dan Senjata Ringan (NCCSALW). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat transparansi dalam pengelolaan barang bukti hasil penyitaan.

1. Ribuan senjata dimusnahkan di markas militer Abuja

Sebanyak 2.819 senjata kecil dan senjata ringan dibakar serta dilebur di kawasan Giri, Abuja. Pemusnahan yang berlangsung di Markas Militer Muhammadu Buhari ini dikawal ketat oleh aparat penegak hukum.

"Hari ini kita menyaksikan pemusnahan 2.819 senjata kecil dan ringan melalui proses pembakaran dan peleburan," ujar Direktur Jenderal NCCSALW, Johnson Kokumo, dilansir AOL.

Lembaga NCCSALW mencatat telah menyita lebih dari 21 ribu senjata ilegal sejak berdiri pada 2021. Dengan pemusnahan terbaru ini, total senjata yang dihancurkan secara permanen telah mencapai sekitar 19 ribu unit.

2. Dampak peredaran senjata ilegal terhadap keamanan

Pemerintah Nigeria menilai maraknya peredaran senjata ilegal mendorong peningkatan aksi kejahatan, seperti penjarahan, penculikan, dan konflik antarkelompok.

"Setiap senjata yang dimusnahkan hari ini tidak akan bisa lagi digunakan untuk mengancam warga, mengganggu aktivitas ekonomi, atau mendukung aksi terorisme," tegas Johnson Kokumo.

Guna menekan peredaran senjata api ilegal, pemerintah terus memperkuat operasi intelijen, pengamanan wilayah perbatasan, dan kerja sama antarlembaga penegak hukum.

3. Pentingnya transparansi pengelolaan barang bukti

Penasihat Keamanan Nasional Nigeria, Nuhu Ribadu, menegaskan bahwa pemusnahan secara terbuka penting dilakukan. Hal ini untuk mencegah senjata sitaan kembali beredar akibat pencurian atau kelalaian penyimpanan.

"Senjata sitaan yang tidak terdata atau disimpan dengan buruk rawan beredar kembali ke masyarakat akibat dicuri atau diabaikan," kata Nuhu Ribadu.

Pemerintah memastikan proses pemusnahan ini telah sesuai dengan standar internasional dan Konvensi ECOWAS. Langkah ini juga didukung oleh Undang-Undang Pengendalian Senjata Kecil dan Senjata Ringan tahun 2024 untuk memperkuat kebijakan keamanan nasional.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More