Tiga Pendaki Latvia Tewas di Gunung McKinley Alaska

- Tiga pendaki asal Latvia tewas dan satu terluka setelah jatuh di jalur Denali Pass, sekitar 640 meter di bawah puncak Mount McKinley, Alaska.
- Tim penyelamat Denali National Park mengevakuasi korban selamat menggunakan teknik tali panjang karena helikopter tidak bisa mendarat akibat medan ekstrem.
- Asosiasi Pendakian Latvia mengonfirmasi identitas tiga korban tewas dan menyebut kejadian ini sebagai kehilangan besar bagi komunitas pendaki negara tersebut.
Jakarta, IDN Times - Tiga pendaki asal Latvia dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Mount McKinley, Alaska, Amerika Serikat. Peristiwa ini juga menyebabkan satu pendaki dari kelompok yang sama terluka, tetapi berhasil diselamatkan oleh tim evakuasi dari kawasan Denali National Park and Preserve.
Insiden tersebut bermula ketika empat dari total tujuh anggota ekspedisi jatuh di sekitar jalur Denali Pass pada Rabu (27/5/2026). Titik jatuhnya para pendaki berada sekitar 640 meter di bawah puncak Mount McKinley, gunung yang memiliki ketinggian total 6.190 meter di atas permukaan laut.
1. Laporan kejadian dan kondisi jalur pendakian
Pihak National Park Service menerima laporan pada tengah malam mengenai kecelakaan di ketinggian sekitar 5.550 meter. Setelah berupaya menolong rekan mereka yang jatuh, tiga anggota tim lain yang selamat memutuskan turun ke area High Camp di ketinggian 5.180 meter untuk mengamankan diri.
Kelompok pendaki ini diketahui sedang melewati jalur West Buttress, yakni rute yang paling sering dilalui untuk menuju puncak. Jalur pendakian ini dikenal memiliki celah gletser, lapisan es curam, dan area tebing terbuka yang memiliki risiko tinggi bagi keselamatan pendaki.
2. Evakuasi menggunakan teknik tali panjang
Tim penyelamat dari Denali National Park and Preserve mengevakuasi satu pendaki yang selamat dari area cekungan gunung pada Kamis (28/5/2026) sore. Karena helikopter khusus dataran tinggi tidak bisa mendarat akibat kendala medan, petugas memutuskan menggunakan teknik evakuasi tali panjang (long-line extraction).
Pendaki yang selamat tersebut langsung dibawa ke Kahiltna Base Camp, lalu dipindahkan ke ambulans udara LifeMed menuju rumah sakit terdekat. Tiga anggota ekspedisi lainnya yang berada di High Camp kemudian turut dievakuasi pada Jumat (29/5/2026) setelah kondisi fisik mereka mulai menurun akibat cuaca ekstrem.
"Operasi untuk tiga pendaki yang tersisa sudah diubah dari misi pencarian dan penyelamatan menjadi upaya pemindahan jenazah," kata perwakilan National Park Service, dilansir Associated Press.
3. Identitas pendaki dan tanggapan komunitas
Asosiasi Pendakian Latvia (Latvian Mountaineering Association) mengonfirmasi identitas tiga pendaki yang meninggal dunia, yaitu Inese Pučeka, Vija Olte, dan Renārs Kunigs-Salaks. Sementara itu, satu pendaki yang selamat dan mengalami luka diidentifikasi bernama Mārtiņš Bilzēns.
"Tiga teman kami yang merupakan pendaki berpengalaman meninggal dunia di lereng es gunung ini. Ini adalah kehilangan yang besar bagi komunitas pendaki Latvia," kata perwakilan Latvian Mountaineering Association.
Clint Helander, seorang pendaki yang pernah mencapai puncak Mount McKinley, menjelaskan bahwa kondisi gunung dapat berubah menjadi ancaman dalam waktu singkat.
"Sangat mudah terjadi sesuatu yang mengubah perjalanan biasa menjadi situasi yang berbahaya," ujar Clint Helander.


















