Jakarta, IDN Times - Pemerintah Ukraina, pada Rabu (19/8/2026) mengatakan bahwa dorongan dari eks Mantan Menteri Pertahanan Ukraina, Mykhailo Fedorov untuk mengadakan pemilihan presiden (pilpres) tidak realistis. Sebab peraturan di Ukraina melarang pemilu di tengah peperangan.
Sementara itu, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy masih belum merespons langsung pernyataan Fedorov. Namun, dorongan penyelenggaraan pilpres dari Fedorov ini menunjukkan adanya tantangan darinya usai dicopot dari jabatannya pada Juli.
