Comscore Tracker

Diejek Sebagai Gay, Bocah 9 Tahun Ini Bunuh Diri

Sang anak mengaku bangga sebagai gay

Colorado, IDN Times- Bocah berusia 9 tahun asal Amerika Serikat dikabarkan bunuh diri setelah diejek teman sekolahnya karena menyukai sesama jenis. Kejadian itu terjadi di Danver Public Shools (DPS) saat sekolah mengadakan aktivitas selama musim panas.  

 

1. Sang anak mengaku bangga sebagai gay

Diejek Sebagai Gay, Bocah 9 Tahun Ini Bunuh DiriIDN Times/Sukma Shakti

Dilansir dari The Straits Times, Leia Pierce selaku ibunda menceritakan, anaknya yang berinisial JM telah mengaku kepada dirinya bahwa dia adalah seorang gay. Selama kegiatan musim panas, betapa sang anak ingin memberitahukan kepada teman-temannya bila ia menyukai sesama jenis.  

Leia mengakui bila sang anak sempat khawatir ketika dia mengakui hal itu. Namun, sang anak kembali menjadi teguh pendirian setelah Leia mengatakan bahwa ia tetap mencitntainya. 

 

2. Teman-teman sekolahnya menyuruhnya untuk bunuh diri

Diejek Sebagai Gay, Bocah 9 Tahun Ini Bunuh DiriIlustrasi/Timesnownews.com

Sang ibu semakin sedih ketika mendengar kesaksian anak perempuannya. Ia menceritakan, anak perempuan tertuanya sempat dicurhati oleh JM lantaran kerap dicemooh di sekolah. 

"Anak saya (laki-laki) memberi tahu kepada putri sulung saya bahwa anak-anak di sekolah menyuruhnya bunuh diri. Aku hanya sedih mengapa dia tidak datang kepadaku. Aku kesal karena dia pikir itu adalah pilihannya," kata Leia sebagaiaman dikutip dari BBC.  

Sang anak yang baru saja menginjak kelas empat sekolah dasar mengikuti kelas musim panas sejak 20 Agustus. Pada hari Kamisnya (23/8), dia sudah ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di rumahnya.  

 

Baca Juga: Universitas Brawijaya Akan Pecat Mahasiswa yang Bikin Grup LGBT di Facebook

3. DPS membuka layanan konsultasi

Diejek Sebagai Gay, Bocah 9 Tahun Ini Bunuh DiriIlustrasi/Timeslive.co.za

Bagi pihak sekolah, tentu ini adalah kehilangan yang tak terduga. Di usianya yang masih belia, DPS meminta kepada orang tua untuk lebih mengenali tanda-tanda anak yang dalam kondisi tertekan.  

Untuk itu, DPS telah membuka layanan konsultasi yang rencananya akan memberikan laporan mingguan kepada pihak keluarga. "Tujuan kami adalah untuk bermitra dengan anda dan anak anda dengan cara yang tepat. Jadi jangan ragu untuk menghubungi kami," terang pihak sekolah.   

Baca Juga: Lagi, Sepasang LGBT Dihukum Cambuk di Aceh

Topic:

  • Vanny El Rahman
  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya