Jakarta, IDN Times - Indonesia menjadi tuan rumah World Conference on Creative Economy (WCCE) ke-5 yang mempertemukan pelaku ekonomi kreatif dan perwakilan pemerintah dari berbagai negara di Jakarta. Konferensi ini membahas peran ekonomi kreatif sebagai sumber pertumbuhan, penciptaan lapangan kerja, dan pembangunan yang lebih inklusif di tengah ketidakpastian global.
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengatakan, WCCE menjadi ruang bagi berbagai negara untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan ekonomi kreatif. Menurut dia, sektor ini perlu mendapat tempat dalam pembahasan kebijakan dan pengambilan keputusan di tingkat global.
WCCE 2026 mengangkat tema Inclusively Creative, Collective Continuity. Forum ini mempertemukan pemerintah, kreator, pelaku usaha, akademisi, komunitas, dan media untuk membahas keberlanjutan ekosistem kreatif.
Riefky menyebut konferensi tahun ini diikuti delegasi dari lebih dari 80 negara, tujuh organisasi internasional, serta 38 kepala delegasi yang terdiri dari menteri dan perwakilan tingkat tinggi. Kegiatan yang digelar sejak 21 hingga 25 Oktober 2026 tersebut juga menghadirkan 182 pembicara dan moderator, dengan jumlah peserta diperkirakan lebih dari 6.000 orang.
